Masyarakat Wanam Papua Barat Berharap Pembangunan PSN Percepat Kemajuan Daerah
Bagi warga Wanam, pembangunan tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik semata, tetapi juga peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Penulis:
Erik S
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Warga Wanam mendukung PSN Food Estate karena diharapkan mendorong pembangunan daerah dan perekonomian lokal berkelanjutan
- Masyarakat berharap tersedia jalan layak, perumahan, serta pekerjaan untuk mengurangi pengangguran setempat secara bertahap signifikan
- Warga menilai pembangunan membawa perubahan positif tanpa perpindahan massal, meningkatkan kesejahteraan bersama jangka panjang nantinya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga wanam, Merauke, Papua Selaran, berharap pembangunan terus berjalan terkait pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Food Estate.
Inosensio Sigipse, petani yang telah 10 tahun menetap di Wanam itu, mengaku mendukung proyek PSN.
Sebab, PSN Wanam diharapkan bisa menjadi pemacu pembangunan daerah dan perekonomian.
"Kalau ada pembangunan, mungkin bisa bangun perumahan dan jalan. Supaya kita jual hasil tani lebih gampang," kata pria yang akrab disapa Papa Ino Kamis (4/6).
Dia menjelaskan kondisi ekonomi warga yang masih sulit, dengan hasil pertanian yang tidak selalu terserap pasar.
Menurut ia, kehadiran proyek diharapkan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Baca juga: PSN Cetak Sawah Wanam Papua Dinilai Krusial untuk Ketahanan Pangan Jangka Panjang
"Kalau ada pekerjaan di sana, kami yang menganggur bisa kerja juga," ujar dia.
Hal senada disampaikan Kleopas Mause, seorang guru sekaligus Ketua Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) di Wanam.
Dia menegaskan masyarakat sejak awal menerima kehadiran PSN karena dinilai membawa perubahan, meski belum sepenuhnya merata.
“Sekarang masyarakat sudah mulai terlibat kerja. Memang belum 100 persen, tetapi sudah ada perubahan,” ungkap Kleopas.
Ia juga menyoroti kebutuhan mendesak masyarakat terhadap infrastruktur dasar.
“Masyarakat masih jalan kaki bawa hasil ke perusahaan. Harapannya ada jalan yang layak sampai kampung, supaya hidup bisa lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Laurentius Gali Blagaise, tokoh dusun setempat, menilai pembangunan memberikan dampak positif, meski di awal sempat menimbulkan kekhawatiran.
Kalau saya lihat perubahan ini sudah bagus sekali. Masyarakat lokal juga sudah ada yang ikut kerja,” ungkap Papa Lau.