Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pelabuhan di Daerah Bersiap Hadapi Peningkatan Arus Kapal dan Ancaman Kenaikan Biaya Operasional

Lonjakan arus kapal dan perdagangan tekan layanan pelabuhan, biaya logistik terancam naik akibat pelemahan rupiah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Peningkatan arus kapal dan perdagangan menekan sektor kepelabuhanan. Data BPS Sumbar mencatat lonjakan ekspor dan impor di Teluk Bayur
  • Pemerintah menyoroti penumpukan kontainer di Tanjung Priok, sementara pelaku logistik waspada biaya operasional akibat pelemahan rupiah. 
  • Evaluasi layanan pelabuhan digencarkan

TRIBUNNEWS.COM – Peningkatan aktivitas perdagangan dan arus kapal mulai memberikan tekanan baru terhadap sektor kepelabuhanan nasional.

Di sejumlah daerah, pelabuhan menghadapi tantangan untuk menjaga kualitas layanan di tengah proyeksi kenaikan trafik kapal, sementara pelaku usaha logistik juga mewaspadai potensi kenaikan biaya operasional akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Perhatian terhadap sektor kepelabuhanan semakin menguat setelah pemerintah menyoroti sejumlah persoalan logistik yang terjadi di berbagai pelabuhan nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan meninjau langsung Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Graha Segara di Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Jakarta.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus logistik nasional di tengah meningkatnya volume impor.

Pemerintah juga mendorong percepatan pelayanan guna mencegah penumpukan dokumen maupun kontainer yang berpotensi mengganggu rantai distribusi barang.

Aktivitas Bongkar Muat Meningkat

Rekomendasi Untuk Anda

Peningkatan aktivitas pelabuhan juga tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat yang menunjukkan pertumbuhan arus perdagangan melalui jalur laut pada Desember 2025.

Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut dalam negeri mencapai 293,95 ribu ton atau meningkat 33,58 persen dibandingkan November 2025 yang sebesar 220,06 ribu ton.

Aktivitas tersebut berlangsung di Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Muaro, dan Pelabuhan Air Bangis.

Berdasarkan data BPS, volume barang yang dimuat di Pelabuhan Teluk Bayur meningkat 33,80 persen. Pelabuhan Muaro mencatat kenaikan 36,97 persen, sedangkan Pelabuhan Air Bangis naik 8,37 persen.

Di sektor perdagangan internasional, volume ekspor melalui Pelabuhan Teluk Bayur tercatat mencapai 463,41 ribu ton atau meningkat 74,50 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara volume impor yang dibongkar meningkat 47,32 persen menjadi 40,83 ribu ton.

Baca juga: Menkeu Purbaya Tinjau Kontainer yang Numpuk di Pelabuhan Tanjung Priok

Antisipasi Peningkatan Aktivitas di Pelabuhan

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pelabuhan merupakan simpul utama distribusi barang, baik untuk perdagangan domestik maupun internasional.

Sejumlah operator pelayaran dan pengelola pelabuhan mulai mengevaluasi kesiapan layanan guna mengantisipasi peningkatan aktivitas yang diperkirakan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.

Salah satu pembahasan mengenai kesiapan layanan pelabuhan mengemuka dalam forum yang mempertemukan operator jasa maritim, perusahaan pelayaran, agen kapal, dan pengelola pelabuhan di Teluk Bayur, Sumatera Barat.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas