Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kratom yang Sempat Disebut Memiliki Efek seperti Ganja Kini Ditetapkan sebagai Tanaman Herbal

Kementan menetapkan kratom sebagai tanaman herbal. Kratom sempat disebut memiliki efek seperti ganja hingga akan dimasukkan ke golongan narkotika.

Kratom yang Sempat Disebut Memiliki Efek seperti Ganja Kini Ditetapkan sebagai Tanaman Herbal
wikipedia
Kratom atau Daun Puri - Kementan menetapkan kratom sebagai tanaman herbal. Kratom sempat disebut memiliki efek seperti ganja hingga akan dimasukkan ke golongan narkotika. 

Mengingat di wilayah pemerintahannya, kartom atau puri banyak tumbuh di kawasan hutan lindung.

Adapun dengan masuknya kratom sebagai tanaman herbal dapat meyakinkan, tanaman ini tidak mengandung zat berbahaya.

Sehingga dapat diolah menjadi obat alternatif yang murah untuk penghilang rasa nyeri, dan meningkatkan kebugaran.

"Kratom dibuat dalam bentuk obat kapsul dan sebagainya, supaya masyarakat bisa punya alternatif obat yang murah tapi bisa menghilangkan rasa nyeri dia, bisa membuat kebugaran," kata Sutarmidji, masih melansir sumber yang sama.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Sutarmidji menambahkan, kratom tidak memiliki efek halusinasi seperti ganja, dan aman untuk dikonsumsi.

"Orang mengonsumsinya (kratom) tidak ada halusinasi, tetapi kalau ganja ada. Ganja juga masuk daftar obat, tapi ada halusinasinya, tidak boleh sembarangan. Kratom tidak," tambahnya.

Untuk diketahui, kratom (Mitragyna speciosa) secara tradisional digunakan sebagai tanaman obat di Kalimantan dan daratan Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Sebuah kajian ilmiah mengungkap, kratom sudah menjadi tanaman yang dikonsumsi masyarakat Thailand bagian selatan dan Malaysia bagian utara.

Kratom dipercaya dapat membantu mengurangi rasa sakit, membuat rileks, mencegah kelelahan, dan membantu pecandu opium untuk berhenti.

Manfaatnya pun sudah terdengar ke seluruh dunia hingga sangat populer di Amerika Serikat.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Rica Agustina
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas