Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bunyi Hukum Archimedes dan Alasan Mengapa Benda Bisa Tenggelam, Melayang, dan Terapung

Bunyi Hukum Archimedes dan alasan mengapa benda bisa tenggelam, melayang, dan terapung di air dan udara. Berikut ini rumus hukum Archimedes.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Bunyi Hukum Archimedes dan Alasan Mengapa Benda Bisa Tenggelam, Melayang, dan Terapung
Flickr/ Corey Balazowich
Ilustrasi kapal pesiar - Bunyi Hukum Archimedes dan alasan mengapa benda bisa tenggelam, melayang, dan terapung di air dan udara. Berikut ini rumus hukum Archimedes. 

Besar gaya angkat sama dengan berat air yang di desak oleh bagian kayu yang berada di bawah permukaan air.

Fa = ρair . g . Vair

Dimana:

Vair = volume air yang terdesak oleh kayu (m³)
ρair = massa jenis air satuan Kg/L

Berat kayu adalah

w = ρkayu . g . Vtotal

w = berat kayu

Rekomendasi Untuk Anda

V total = volum kayu seluruhnya

ρkayu = massa jenis kayu

Karena kayu diam di permukaan air, maka terjadi hubungan

Gaya angkat = berat kayu

Fa = w

ρair.g. Vair= ρkayu . g . Vtotal

Baca juga: Mengenal Pasang Surut Air Laut: Jenis dan Faktor Penyebabnya

Contoh Penerapan Hukum Archimedes

Berikut ini 3 contoh benda yang menggunakan hukum Archimedes.

1. Kapal selam

Kapal selam dapat mengapung dan melayang dengan keadaan baik-baik saja.

Kapal selam akan mengatur massa jenisnya di dalam air sehingga posisinya bisa menyelam, melayang atau mengapung di permukaan air.

Caranya adalah dengan mengeluarkan atau memasukkan air untuk mengurangi atau menambahkan massanya.

2. Kapal Laut

Kapal laut yang terbuat dari baja atau besi tetap bisa mengapung di atas laut.

Hal ini terjadi karena kapal laut memiliki bentuk berongga sehingga volume air yang dipindahkan lebih besar dan gaya angkat ke atas lebih besar juga.

Sehingga, Kapal Titanic bisa tenggelam kemungkinan karena fungsi rongga untuk memindahkan air sudah rusak sehingga berat kapal menjadi lebih besar dari air.

3. Balon udara

Penerapan Hukum Archimedes pada benda jenis gas contohnya balon udara.

Diketahui, gas memiliki sifat yang nyaris sama dengan air.

Konsep hukum Archimedes dalam balon udara, agar dapat melayang maka balon udara diisi dengan gas yang memiliki massa jenis lebih kecil daripada massa jenis udara di atmosfer.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Materi Sekolah

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas