Tribun

Penembakan di Selandia Baru

Setelah Penembakan di 2 Masjid di Kota Christchurch, Kini Kota Auckland Dapat Ancaman 2 Teror Bom

Setelah terjadinya serangan teror di dua Masjid Kota Christchurch, kini Kota Auckland, Selandia Baru mendapatkan teror bom di dua tempat berbeda.

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Setelah Penembakan di 2 Masjid di Kota Christchurch, Kini Kota Auckland Dapat Ancaman 2 Teror Bom
Newshub/ Berita Satu
Setelah terjadinya serangan teror di dua Masjid Kota Christchurch, kini Kota Auckland, Selandia Baru mendapatkan teror bom di dua tempat berbeda. 

Setelah terjadinya serangan teror di dua Masjid Kota Christchurch, kini Kota Auckland, Selandia Baru mendapatkan teror bom di dua tempat berbeda.

TRIBUNNEWS.COM - Setelah terjadinya teror di dua masjid Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019), kini Kota Auckland yang menjadi sasaran teror.

Serangan teror di Kota Auckland, Selandia Baru tersebut terjadi di Kantor Bauer Media Group pada Senin (18/3/2019) pagi tadi.

Kantor Bauer Media Group yang ada di Kota Auckland, Selandia Baru tersebut mendapatkan ancaman teror berupa bom pada pukul 10.30 waktu setempat.

Baca: Facebook Klaim Hapus 1,5 Juta Video Penembakan di Selandia Baru

Baca: Dua WNI Korban Serangan Penembakan di Selandia Baru Berangsur-angsur Pulih

Setelah mendapatkan ancaman bom, staf Kantor Bauer Media Group di Auckland, Selandia Baru ini dievakuasi oleh pihak kepolisian setempat.

Polisi telah mengkonfirmasi kepada Berita 1, mereka menanggapi laporan ancaman yang dibuat di sebuah alamat di Wellesley Street West.

Kepolisian mengatakan bahwa mereka diberitahu tentang kejadian tersebut pada pukul 10.30 pagi.

Seorang juru bicara polisi mengatakan, para staf Kantor Bauer Media Group telah mengevakuasi diri mereka sendiri.

Baca: Sebarkan Konten Penembakan di Christchurch, Seorang Remaja Selandia Baru Ditangkap

Baca: Kabar Terbaru Teror Masjid Christchurch Selandia Baru, 9 Orang Kritis Termasuk Bocah Berusia 4 Tahun

"Staf telah mengevakuasi diri mereka sebagai tindakan pencegahan," ungkapnya.

"Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas