Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ibu yang Dorong Anak di Malang Buka Suara, Ngaku Khilaf dan Emosi hingga Minta Maaf

Berikut klarifikasi ibu yang mendorong anak dari mobil. Mengaku emosi dan khilaf, serta berakhir dengan meminta maaf.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Ibu yang Dorong Anak di Malang Buka Suara, Ngaku Khilaf dan Emosi hingga Minta Maaf
INSTAGRAM/@humas_polres_malang_kota
Berikut klarifikasi ibu yang mendorong anak dari mobil. Mengaku emosi dan khilaf, serta berakhir dengan meminta maaf. 

Video ibu yang mendorong anak itu yang diketahui terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, menjadi viral di media sosial.

Hal ini membuat jajaran Polres Malang Kota ikut turun tangan dan menelusuri video viral tersebut.

Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Ipda Marhaeni menyatakan tim sudah turun menelusuri kebenaran video viral itu sejak lagi.

"Semoga sore ini sudah ada kejelasan dari tim yang turun di lapangan," jelasnya di Polres Malang Kota, Kamis kemarin, dikutip dari Surya Malang.

Tak hanya itu, satu yang menjadi fokus penyelidikan adalah perekam video tersebut dan pengungah yang membuat video itu viral di media sosial.

Setelah itu, polisi bisa menyelidiki obyek kekerasan yang ada di dalam video tersebut.

"Masih mencari tahu siapa yang upload pertama kali video itu, siapa yang memviralkan, ini teman-teman kita masih berada di lapangan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Marhaeni mengatakan, penyelidikan terhadap video tersebut berdasarkan dari patroli oleh anggota cyber troops Polres Malang Kota di media sosial.

"Rekan-rekan kami dari cyber troops melakukan patroli di medsos kemudian dari unit reskrim juga sudah mencari bukti di lapangan," jelasnya.

Marhaeni belum memastikan identitas anak dan ibu yang ada di dalam video tersebut.

"Untuk sekarang sementara ini kita masih menunggu dari rekan-rekan di lapangan," katanya, dikutip dari Kompas.com.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas