Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Maksud Presiden Jokowi Pasang Bleketepe di Hajatan Puteri Tunggal

Pemasangan bleketepe tersebut merupakan pertanda dimulainya hajatan RI 1 untuk menikahkan putri tunggalnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Maksud Presiden Jokowi Pasang Bleketepe di Hajatan Puteri Tunggal
TribunStyle.com/ Delta Lidina Putri
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasang bleketepe di beranda rumahnya di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo (7/11/2017) sebagai pertanda dia menggelar hajatan mantu (menikahkan anak perempuan). (TribunStyle.com/ Delta Lidina Putri ) 

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Prosesi pemasangan bleketepe pada rangkaian pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, dilaksanakan pada Selasa (07/11/2017) pukul 08.00 WIB di kediaman pribadi Presiden Jokowi.

Pemasangan bleketepe tersebut merupakan pertanda dimulainya hajatan RI 1 untuk menikahkan putri tunggalnya.

Tak hanya prosesi pemasangan bleketepe saja yang mengandung makna filosofis, dekorasi pada acara tersebut juga mengandung makna khusus.

Baca: Dari Operasi Zebra, Polisi Banyuasin dapat 1 Kg Sabu

Ruangan yang digunakan dalam prosesi tersebut dihiasi dengan daun kelapa muda atau janur, pisang, dan daun alang-alang.

Menurut Susanto, pakar sejarah dan budaya Jawa dari Universitas Negeri Sebelas Maret,  terdapat makna-makna tertentu dalam dekorasi pada acara pemasangan bleketepe tersebut.

"Hisan yang dipakai dalam acara bleketepe ini namanya hiasan tarub. Biasanya dekorasi yang digunakan berupa janur, daun alang-alang, daun opo-opo, dan pisang," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Santosa menerangkan bahwa janur itu bermakna sinar. Sedangkan daun alang-alang itu menggambarkan rintangan, sebaliknya daun opo-opo itu harapan agar tidak terjadi apa-apa selama prosesi pernikahan dan kehidupan mendatang.

"Janur kuning itu sendiri melambangkan cita-cita yang tinggi," ujarnya

Susanto juga menambahkan bahwa buah pisang yang digunakan dalam hiasan tersebut harus menggunakan pisang raja.

"Tidak boleh menggunakan pisang lainnya, harus pisang raja yang masak. Ini maknanya agar sang pengantin dianugerahi kemakmuran dan kemuliaan seperti para raja," tambahnya.

Berita ini sudah tayang di kompas.com berjudul Arti Dekorasi Pada Bleketepe Pernikahan Kahiyang

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas