Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perankan Tokoh Iskak, Soleh Solihun Hadapi Dua Kesulitan Ini

Soleh Solihun mendapat kesempatan untuk memerankan tokoh Iskak yang merupakan tokoh legenda pada film komedi tanah air.

Perankan Tokoh Iskak, Soleh Solihun Hadapi Dua Kesulitan Ini
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU FIRMANSYAH
Soleh Solihun saat Gala Premiere film Lagi-Lagi Ateng, Dikawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019). 

 Laporan wartawan tribunnews.com, Wahyu Firmansyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Soleh Solihun mendapat kesempatan untuk memerankan tokoh Iskak yang merupakan tokoh legenda pada film komedi tanah air.

Menurut Soleh tidak mudah memerankan sosok Iskak, iapun mengungkapkan kesulitan-kesulitan saat harus memerankan tokoh Iskak.

Kesulitan pertama yang dialami Soleh adalah menghilangkan logat Sundanya yang harus berganti dengan logat Jawa.

"Kesulitan nomor satu menghilangkan logat Sunda karena saya sadar saya belum terlalu banyak pengalaman aktingnya," ujar Soleh dikawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).

Soleh yang tidak pernah memerankan tokoh lain saat bermain film, membuatnya sedikit kewalahan saat harus memerankan tokoh Iskak.

Baca: Terkuak Hasyim Prasetyo Tembak Kekasih di Kepala Lalu Bunuh Diri, Pertunangan Dibatalkan Jadi Motif

Iskak yang terkenal dengan nembang Jawanya membuat Soleh kembali kesulitan, dengan suara yang menurutnya fals Soleh harus nembang dengan nada tinggi.

"Saya suruh nembang. Nembang itu kan kesulitannya lebih tinggi dari nyanyi sedangkan alm Iskak beneran jago nembang nari dan nyanyi," katanya.

Soleh yang kaku juga kesulitan saat harus menari seperti Iskak.

Baca: Tunjuk Kuasa Hukum Baru, Vanessa Angel Minta Jane Shalimar Berhenti Bicara Kasus Prostitusi Artis

"Sementara saya banyak PR harus ngilangin logat sunda, harus ada logat jawanya, harus gestur iskak juga, mikirin nari, nembang. Yang nembang tuh susah," katanya.

"Latihan, berulang-ulang tapi kadang suka keserimpet nadanya. Susah. Lebih susah nembang," tambahnya.

Penulis: wahyu firmansyah
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas