Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bantah Mangkir Dari Undangan Kominfo, Ini Kata Kimi Hime

Kimi Hime mengaku undangan dari Kominfo tersangkut di fitur spam layanan surat elektronik. Jadi, ia tidak segera mengetahuinya.

Bantah Mangkir Dari Undangan Kominfo, Ini Kata Kimi Hime
Tribunnews.com/Nurul Hanna
Kimi Hime gelar jumpa pers di sebuah gedung di kawasan Pasar Minggu, Jumat (2/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Youtuber Kimi Hime, tak terima jika dirinya disebut mangkir dari undangan
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo).

Kimi Hime mengaku undangan dari Kominfo tersangkut di fitur spam layanan surat elektronik. Jadi, ia tidak segera mengetahuinya.

Pada Senin, 22 Juli lalu ia dikirimkan surat elektronik, terkait undangan dari Kominfo.

“Kan katanya sudah di email beberapa kali, nah email itu masuknya ke spam. Sekarang saya sudah cek, setelah saya bikin video baru ketemu emailnya,” kata Kimi dalam jumpa pers di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

Baca: Video Vulgar Telah Dihapus, Kominfo Tutup Kasus Dengan Youtuber Kimi Hime

Baca: Kimi Hime Batal Bertemu Dengan Menteri Kominfo

Setelah menemukan surat elektronik tersebut, Kimi meneruskannya kepada tim kuasa hukum. Ia meminta pendampingan, agar dapat merespon dengan baik undangan dari Keminfo.

“Saya lebih pengin tahu, sebenarnya apa sih yang ada di pikiran bapak-bapak Kominfo, apa yang jadi permasalahan,” katanya.

Baca: Gempa di Banten Terasa di Jakarta, Kimi Hime: Aku Enggak Berasa

Setelah dimintai pendampingan oleh Kimi, tim kuasa hukum pun segera menyambangi Kominfo, Jumat (26/8/2019).

“Terkait dengan undangan yanh terkait dengan 3 konten video Kimi yang disuspend oleh Kominfo dan 6 video yang dibatasi usia (penonton)nya,” lanjutnya.

Menurut Irfan, dari pertemuan tersebut, pihak Kimi sudah berupaya memenuhi kembali undangan dari Kominfo pada Senin (28/7/2019).

Saat itu pihak Kimi menyatakan bahwa mereka terbuka atas segala kritik dari Keminfo. Dari pertemuan tersebut pula, dijadwalkan seharusnya Kimi secara langsung menemui pihak Kominfo pada Jumat (2/8/2019) siang tadi.

“Harusnya tadi siang, tapi batal karena waktu dan lain hal,” kata Irfan.

Sebelumnya sejumlah video di kanal Youtobe milik Kimi Hime, kena tegur Kominfo lantaran dinilai terlalu vulgar.

Dalam konten video tersebut, Kimi kerap berbagi keseruannya bermain game online. Ia kerap mengenakan pakaian seksi saat membagikan aktivitasnya itu.

Ikuti kami di
Penulis: Nurul Hanna
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas