Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kerap Dapat Hujatan karena Berbagai Tingkahnya, Barbie Kumalasari Merasa Bagaikan Jennifer Lopez

Nama Barbie Kumalasari kini sedang menjadi bahan perbincangan hangat lantaran berbagai kelakuan yang ditunjukkannya kepada publik.

Kerap Dapat Hujatan karena Berbagai Tingkahnya, Barbie Kumalasari Merasa Bagaikan Jennifer Lopez
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Barbie Kumalasari saat membesuk Galih Ginanjar, suaminya, yang kini ditahanan akibat kasus dugaan penghinaan dan tindakan fitnah terhadap Fairuz A Rafiq di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Nama Barbie Kumalasari kini sedang menjadi bahan perbincangan hangat lantaran berbagai kelakuan yang ditunjukkannya kepada publik.

Banyak orang yang merasa Barbie Kumalasari hanya mencari sensasi, kemudian menganggapnya hanyalah musuh masyarakat (public enemy).

Namun sepertinya Barbie Kumalasari memilih untuk tak ambil pusing dengan julukan yang didapatkannya dari masyarakat.

Barbie Kumalasari saat Mengungkapkan Jika Dirinya Merasa Bagaikan Jennifer Lopez karena Digila-gilai Masyarakat
Barbie Kumalasari saat Mengungkapkan Jika Dirinya Merasa Bagaikan Jennifer Lopez karena Digila-gilai Masyarakat (Tangkapan Layar YouTube Esge Entertainment)

 

 Penampilan Baru Barbie Kumalasari yang Permak Bagian Wajahnya, Lebih Cantik?

Dikutip TribunWow.com dari tayangan ESGE Entertainment, Selasa (17/9/2019), Barbie Kumalasari bahkan menganggap bahwa dirinya kini sudah layaknya artis internasional, Jennifer Lopez.

Hal itu diungkapkan Barbie Kumalasari saat diwawancara oleh presenter Uya Kuya.

Uya Kuya mengaku heran, pasalnya publik menganggap Barbie Kumalasari sebagai public enemy, namun memperlakukannya layaknya selebriti ternama.

Mendengar penuturan Uya Kuya, rupanya Barbie Kumalasari pun sependapat.

 Ruben Onsu Minta Barbie Kumalasari Baca Bahasa Inggris, Ayu Ting Ting: Kata Penonton Nih Orang Halu

"Fenomenanya adalah public enemy, tapi public enemy, tapi tetap dicari orang dan dinikmati orang," sebut Uya Kuya.

"Gimana dong namanya tuh," tanyanya.

Barbie Kumalasari menerangkan bahwa seharusnya jika memang publik sudah menganggapnya layaknya public enemy, maka ia dijauhi oleh masyarakat.

>>> Baca selengkapnya

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas