Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jelang Putusan Kasus Penganiayaan, Kriss Hatta Yakin Vonisnya Bebas

Krisa Hatta akan menjalani sidang putusan kasus dugaan penganiayaan pada hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Jelang Putusan Kasus Penganiayaan, Kriss Hatta Yakin Vonisnya Bebas
TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Krisa Hatta saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Krisa Hatta akan menjalani sidang putusan kasus dugaan penganiayaan pada hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Suami dari Hilda Vitria Khan yakin dirinya bisa divonis bebas.

Tiba sekiranya pukul 14.05 WIB kepada awak media, Kriss mengaku yakin 100% bisa mendapat vonis bebas dari majelis hakim.

Kriss Hatta tiba dengan dandanan yang sporty. Ia menggunakan jaket hoodie kombinasi warna kuning dan putih serta kacamata hitam. Rambutnya terlihat masih klimis dan tersisir rapih.

"Harapan bebas, yaa (optimis) bebas," ujar Krisa Hatta saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).

"Yakin seratus persen," ucapnya.

Kriss Hatta dan Anthony Hilenaar
Kriss Hatta dan Anthony Hilenaar (kolase/dok Tribunnews.com/Kompas.com)

Keyakinan Kriss Hatta tersebut lantaran dirinya merasa tak bersalah dalam perkara ini.

Kriss Hatta mengaku apa yang ia lakukan dalam kejadian perkelahian malam itu adalah untuk membela kaum perempuan.

Baca: Disebut Jaksa Bisa Kabur dari Perselisihan di Klub Malam, Kriss Hatta: Gua Laki Kecuali Gua Semlehoi

Baca: Merasa Bela Martabat Wanita, Dalam Pledoinya Kriss Hatta Rela Dihukum Berat

"Yang bikin yakin karena yang saya lakukan itu pembelaan terhadap kaum wanita itu yang membuat saya yakin," ujarnya.

Kriss terlibat kasus dugaan penganiyaan usai dirinya berselisih dengan rekannya, Anthony Hilenaar di sebuah klub malam.

Atas kasus tersebut, Kriss dituntut 10 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum. Merasa hukumannya tak adil, Kriss mengajukan pledoi yang menginginkan keringanan hukuman.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: bayu indra permana
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...

Baca Juga

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas