Khawatir Tertular Virus, Sandra Dewi 'Kurung' Anaknya di Dalam Rumah, Dilarang ke Sekolah
Penyebaran virus Corona di sejumlah negara turut membuat Sandra Dewi khawatir. Ia pun sengaja membiarkan kedua buah hatinya, di rumah.
Editor: Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebaran virus Corona di sejumlah negara turut membuat Sandra Dewi khawatir. Ia pun sengaja membiarkan kedua buah hatinya, Raphael Moeis dan Mikhael Moeis untuk tetap berada di rumah.
Sebelumnya, Sandra Dewi telah mendaftarkan Raphael untuk sekolah namun kini ia tak melanjutkannya.
Tak hanya khawatir soal Corona, namun Sandra juga khawatir terhadap penyakit yang lain. Ia pun 'mengurung' sang buah hati di rumah.
“Sekarang aja tuh anakku gak masuk sekolah ke mall padahal anakku gak pernah betah di rumah. Sekarang tiap hari di rumah sampai bosen. Kan sekarang banyak isu virus ini itu akhirnya anakku gak kemana mana cuman kasian juga ya gak sekolah gak kemana-mana,” katanya ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Baca: Berkunjung ke Natuna, Menhan dan Menkes Tidak Kenakan Masker
Baca: Menko Airlangga Sebut Corona Bisa Gerus Ekonomi Indonesia Hingga 0,3 Persen
Sandra Dewi semakin khawatir, lantaran di sekolah Raphael sempat ada yang menderita flu burung dan flu singapur.
Sebagai ibu, ia ingin anaknya tetap sehat dan terhindar dari penyakit.
“Karena sebagai ibu tiap hari deg degan, kayak jaga gawang, pokoknya anak harus sehat, sempurna, kalau ada apa-apa kepala sakit ke dokter. Kita mau yang terbaik buat anak ya,” kata dia.
Baca: Di ILC, Ali Ngabalin Angkat Bicara WNI ke Natuna akibat Virus Corona: Pemerintah juga Manusia Biasa
Baca: Di Depan Warga Natuna, Dokter Erlina Ungkap Penularan Virus Corona: Mudah-mudahan Ini Bisa Ditangkap
Sandra mengakui, dahulu ia takut akan kematian. Namun kini, ia khawatir meninggal dunia karena sudah memiliki dua orang anak.
“Soalnya kalau ibu itu mikirnya kalau ga ada gue, anak gue gimana. karena ga akan ada yang sayang banget sama anaknya kecuali ibunya,” ujarnya.