Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anak Karen Pooroe Meninggal

Makam Zefania Dibongkar, Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Pooroe Maksimal Keluar 2 Pekan Lagi

Jenazah anak Karen Pooroe, Zefania Carina (6), dilakukan proses autopsi hari ini, Rabu (19/2/2020).

Makam Zefania Dibongkar, Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Pooroe Maksimal Keluar 2 Pekan Lagi
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Penyanyi Karen Pooroe mendatangi proses autopsi jenazah anaknya dari pernikahannya dengan Arya Satria Claproth, Zefania Carina (6). 

Keputusan untuk melakukan proses autopsi tersebut, juga atas keinginan dari keluarganya yang ingin mencari kebenaran atas kematian Zefania.

"Dengan anak saya diautopsi, mudah-mudahan apa yang menjadi tanda tanya untuk saya dan keluarga, saya sebagai ibu bisa terjawab," kata Karen, dikutip dari Kompas.com.

Karen Pooroe saat ditemui usai autopsi dan memakamkam kembali jenazah putrinya Zefania Carina. Karen didampingi sang ayah, Roy Pooroe dan tim kuasa hukum memberikan komentar.
Karen Pooroe saat ditemui usai autopsi dan memakamkam kembali jenazah putrinya Zefania Carina. Karen didampingi sang ayah, Roy Pooroe dan tim kuasa hukum memberikan komentar. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Ia berujar, akan menerima hasil autopsi dari jenazah sang anak.

Karen menyerahkan proses dan hasilnya pada pihak kepolisian.

"Apa pun hasilnya saya serahkan ke kepolisian. Ya hasilnya saya berharap kebenaran terungkap dengan hasil autopsi itu," jelasnya.

Karen juga didampingi oleh kuasa hukumnya, Wemmy Amanupunyo, beserta kerabat dan keluarganya yang telah lebih dulu sampai di TPU Tanah Kusir.

Baca: Saat Autopsi Karen Pooroe Bawakan Jajanan dan Baju Baru untuk Jenazah Putrinya

Baca: Hadir di Proses Autopsi, Karen Pooroe Tak Sanggup Tahan Tangis Lihat Makam Putrinya Dibongkar

Sebelumnya, kuasa hukum Karen Pooroe, Acong Latief mengatakan, kematian anak kliennya itu terbilang janggal, karena kronologinya tidak terlalu jelas.

"Kami dari kuasa hukum dan keluarga menganggap ini adalah kematian tidak wajar. Jadi memang banyak yang janggal," ujar Acong, dikutip dari Kompas.com.

Ia menyebut, kematian Zefania pada Jumat (7/2/2020) lalu itu menimbulkan tanda tanya, terutama soal waktu.

"Dia (Zefania) meninggal antara jam  9 atau 10 malam, tetapi saudara Karen dikasih tahu besoknya jam 11 pagi. Itu pun dari kepolisian, bukan dari Arya dan keluarganya. Ini patut dipertanyakan ada apa," katanya.

Selain itu, mengenai tempat yang menjadi lokasi kejadian juga dipertanyakan oleh pihaknya.

"Balkon ini yang kami tahu tidak mungkin pendek, biasanya tinggi. Artinya untuk anak seumuran 6 tahun itu rasanya tidak mungkin untuk loncat di situ," ujar Acong.

(Tribunnews.com/Nuryanti) (Kompas.com/Melvina Tionardus) (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Penulis: Nuryanti
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas