Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sutradara Andi Bachtiar Terobsesi Bikin Film American Market

Film American Market, menurutnya adalah sebuah film yang memang diproduksi di Negeri Paman Sam.

Sutradara Andi Bachtiar Terobsesi Bikin Film American Market
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Produser, sutradara, dan penulis naskah Andi Bachtiar Yusuf saat wawancara khusus dengan Tribunnews, di Jakarta, Sabtu (13/6/2020). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sutradara film Love for Sale Andi Bachtiar Yusuf mengungkapkan, mimpi terbesarnya sebagai sutradara film yaitu memproduksi film yang bisa menembus pasar internasional.

Hal ini diungkapkan Andi ketika diwawancarai secara eksklusif oleh Tim Tribunnews di kediamannya, Sabtu (13/6/2020).

"Kalau impian gue yang paling gede sebenarnya mau buat sesuatu yang bisa American Market," ungkap Andi.

Film American Market, menurutnya adalah sebuah film yang memang diproduksi di Negeri Paman Sam.

"Menurut gue sesuatu yang American Market, yang emang production company yang di sana," jelas Andi.

Baca: Andi Bachtiar Enggan Nonton Film yang Dia Sutradarai Sendiri, Alasannya Ini

Ia mengungkapkan, sejumlah film yang disutradarai olehnya memang sudah masuk ke dalam list Netflix dengan region Amerika.

Namun demikian, akan sangat berbeda bila ia berhasil memproduksi sebuah film yang bisa menembus pasar Amerika. Apalagi kalau bisa diterbitkan di jaringan MMC Amerika.

Baca: Sengketa Geprek Ayam Bensu Makin Meruncing, Kubu Ruben Onsu Klaim Masih Bisa Gunakan Merek

"Kalau ngomongin American Market film gue yang syuting di sini juga masuk Netflix di region Amerika. Ya itu American Market juga, tapi hal yang beda dengan kalau misalnya gue bikin The Outsiders terus tayang di jaringannya MMC (Amerika)," ujar Andi.

Baca: Belum Ajukan PK, Kubu Ruben dan Jordi Onsu Ingin Selesaikan Konflik Ayam Geprek Lewat Kekeluargaan

Andi mengungkap alasannya ingin membuat film yang bisa menembus pasar Amerika.

Amerika, lanjutnya, merupakan pusat industri perfilman dunia. "Bukan karena apa ya, tapi karena mereka keren aja. Pusat industri film di sana," jelas Andi

Ikuti kami di
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas