Drummer Band J-Rocks Diduga Memiliki 1 Kilogram Ganja
Anton ditangkap bersama tiga orang lainnya, masing-masing berinisial M (38), DN (33), dan W.
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Drummer band J-Rocks, Anton Rudi Kelces (39) ditangkap oleh kepolisian usai kedapatan memiliki narkotika jenis ganja. Diduga, Anton memiliki 1 kilogram ganja.
"Narkotika jenis ganja dengan berat bruto sekitar 1 kilogram," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta saat dihubungi, Sabtu (22/8/2020).
Diketahui, Anton ditangkap bersama tiga orang lainnya, masing-masing berinisial M (38), DN (33), dan W. Mereka adalah dua orang kru J-Rocks dan seorang mantan kru J-Rocks.
Kendati demikian, pihaknya masih enggan berbicara banyak terkait peristiwa tersebut. Dia mengatakan nantinya penyidik berencana untuk merilis kasus tersebut pada siang hari ini.
Baca: Polisi Masih Mengembangkan Kasus Penyalahgunaan Narkoba yang Menjerat Anggota Band J-Rocks
"Rencananya jam 12," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar kabar bahwa salah satu personel grup band J-Rocks ditangkap polisi karena kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika jenis ganja.
Kabar tersebut beredar di kalangan awak media, Jumat (21/8/2020) malam, drummer J-Rocks, Anton ditangkap polisi.
Kabar Anton J-Rocks dibekuk polisi dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus ketika dihubungi Wartakotalive.com, Jumat malam melalui sambungan telepon.
"Iya, saya membenarkan (Anton J-Rocks diamankan polisi)," kata Yusri Yunus.
"Drummer J-Rocks ya," katanya.
Yusri mengatakan, Anton J-Rocks ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Baca: Drummer Grup Band J-Rocks Terjerat Narkoba dengan Barang Bukti 1 KG Ganja
Namun, Yusri tak menyebutkan siapa orang lain yang dibekuk bersama Anton.
"Besok rillis ya jam 12 siang," ucapnya.
Yusri Yunus juga enggan menyebutkan berapa banyak barang bukti yang diamankan polisi dari Anton J-Rocks.
"Pokoknya besok rillis, barang buktinya ganja," ujar Yusri Yunus.