Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Adik Ipar Edo Kondologit Meninggal

Adik Iparnya Tewas dalam Tahanan Polres, Edo Kondologit Surati Kapolri

Penyanyi Edo Kondologit menyita perhatian setelah di media sosial beredar video yang memperlihatkan dirinya

Adik Iparnya Tewas dalam Tahanan Polres, Edo Kondologit Surati Kapolri
kompas.com
Edo Kondologit saat menyampaikan aspirasi di polres Sorong kota(Maichel KOMPAS. com) 

Kepada pihak keluarga, polisi mengatakan jika Riko berulang kali melakukan tindakan
melarikan diri. Namun, Edo merasa itu tak masuk akal dan tak membenarkan tindakan
polisi yang membuat iparnya meninggal.

"Mereka beralasan melarikan diri, itu melarikan diri bagaimana? Itu dia masih dalam tahanan Polres ko, mereka seharusnya gak bisa bertindak seenaknya seperti itu," jelasnya.

Baca: Video Edo Kondologit Marah Besar Tak Terima Kematian Adik Ipar di Penjara, Polisi Ungkap Ini

"Jadi parah gitu, dan buat kita semua jadi geram. Kami berharap polisi yang mengayomi malah jadi penganiaya dan pembunuh,
nah ini kan nggak bener," ucapnya.

Atas kejadian ini, Edo meminta pertanggung jawaban Polri. Ia bahkan mengaku akan
menghubungi Kapolri. Sebelumnya Edo sudah menghubungi Wakapolda Papua Barat.

"Saya hubungi Wakapolda langsung dan Wakapolda kirimkan tim untuk periksa mereka sekarang," ujar Edo.

"Sekarang mereka lagi diproses ini. Hari ini tim Propam Papua Barat sudah turun untuk investigasi di Polres Sorong," bebernya.

Penyanyi senior itu berharap agar tak ada lagi oknum pihak berwajib yang melakukan
kekerasan, seperti yang dialami keluarganya.

"Setelah itu kita akan ke sana (Mabes
Polri) sampaikan surat resmi. Kita akan sampaikan kronologi versi kita dan kita

sampaikan semua fakta-fakta yang ada ke wakapolri," beber Edo. "Kita akan sampaikan kronologis versi kita dan kita sampaikan semua fakta-fakta yang ada ke Wakapolri. Ke depan kita juga sampaikan ke Kapolri karena yang kita harapkan polisi kan menegakkan keadilan, bukan menyiksa dan membantai masyarakat," ujarnya.

Investigasi

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas