Lucinta Luna Hadapi Sidang Vonis, Pengacara Optimis Hukumannya Ringan
Lucinta Luna pekan depan akan menghadapi sidang beragendakan putusan kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.
Editor: Willem Jonata
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lucinta Luna dijadwalkan menghadapi sidang beragendakan putusan kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.
Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, secara virtual, Rabu (30/9/2020).
Kabar itu dibenarkan oleh kuasa hukum Lucinta Luna, berinisial AFSS ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat minggu lalu.
"Jadi minggu depan Luna akan hadapi putusan majelis hakim," kata AFSS.
AFSS menegaskan kalau putusan hakim sudah dinantikan oleh Lucinta Luna dan juga keluarganya.
Baca: Hari Ini Dengarkan Vonis Hakim, Sidang Kasus Narkoba Lucinta Luna Tetap Digelar Secara Virtual
Baca: Menjelang Putusan, Lucinta Luna Tegaskan Ekstasi Bukan Miliknya
"Memang kan Luna pengin masalah ini cepat berlalu. Jadi memang kami semua menantikan putusan hakim," ucapnya.
AFSS menambahkan, pihaknya yakin Lucinta Luna akan menerima vonis hukuman yang ringan dari majelis hakim.
"Karena memang ekstasi tersebut bukan milik Lucinta Luna. Kami optimis hukumannya ringan," ujar AFSS.
Diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat menangkap Lucinta Luna bersama kekasihnya yang akrab disapa Abash, dan dua asistennya di Apartemen Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020) dini hari.
Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan narkotika berupa ekstasi dan dua jenis psikotropika, yakni tramadol dan triklona.
Lucinta Luna dijerat dengan dua pasal berlapis, yakni pasal 127 UU Narkotika dan apasal 60 ayat 3 UU RI No 5 tahun 1997 tentang psikotropika.
Lucinta Luna dituntut Jaksa dengan hukuman pidana penjara seluruhnya 3 tahun, dengan subsider denda Rp. 25 juta dan subsider tiga bulan kurungan penjara.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.