Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perpres Investasi Minuman Keras

Presiden Jokowi Cabut Aturan Investasi Miras, Ustaz Yusuf Mansur Sudah Firasat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan mencabut lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras.

Presiden Jokowi Cabut Aturan Investasi Miras, Ustaz Yusuf Mansur Sudah Firasat
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Ustaz Yusuf Mansur saat menghadiri aksi damai 212 di sekitaran Monumen 

TRIBUNNEWS.COM - Lampiran Peraturan Presiden terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras atau minuman beralkohol, sempat jadi polemik.

Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan mencabut lampiran perpres tersebut. 

Rupanya, Ustaz Yusuf Mansur sebelum itu sudah punya firasat kalau Presiden Jokowi bakalan mencabutnya.

Firasat itu ia sampaikan melalui postingan video di akun Instagramnya @yusufmansurnew, seperti dikutip Tribunnews.com, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Said Aqil: Setuju Ada Industri Miras, Berarti Setuju Bangsa Ini Teler Semua

Baca juga: Ketua Umum PAN Apresiasi Jokowi Dengarkan Suara Umat Cabut Perpres Investasi Miras

"Bismillah hirohmanirohim, enggak tahu ya, saya sih yakin sekali perpres tentang miras ini bakal dicabut oleh Pak Presiden. Yakin, feeling aja," ucap Yusuf Mansur di postingan videonya.

"Dengan syarat, tentu kita berdoa, dan memperjuangkannya dengan kesantunan. Kita berdoa dengan lembut, dengan kasih sayang, dengan cinta atas nama persaudaraan," lanjutnya.

Baca juga: Latar Belakang Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Miras dalam Perpres 10/2021

"Di sini saya yakin kalau bangsa indonesia berdoa dan mendoakan, insya allah bakal dicabut," tandasnya.

Presiden cabut perpres Miras

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan mencabut lampiran Peraturan Presiden terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras atau minuman beralkohol.

Hal itu disampaikan Presiden dalam Konferensi Pers Virtual yang disiarkan dalam Youtube Sekretariat Presiden, Selasa, (2/3/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas