Tribun Seleb

Ide Awal Cerita Film Yuni, Berawal Keresahan Ibu yang Ingin Menikahkan Anaknya di Usia Muda

Kamila Andini berujar cerita dalam film Yuni sebenarnya dari obrolannya dengan seorang perempuan

Penulis: Fauzi Nur Alamsyah
Editor: Eko Sutriyanto
Ide Awal Cerita Film Yuni, Berawal Keresahan Ibu yang Ingin Menikahkan Anaknya di Usia Muda
Istimewa
Film bertajuk 'Yuni' berhasil memenangkan ajang penghargaan Platform Prize di Toronto International Film Festival 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sutradara sekaligus penulis, Kamila Andini mengungkapa ide cerita awal dari film Yuni.

Film Yuni merupakan karya rumah produksi Fourcolour Films dan Starvision bekerja sama dengan Akanga Film Asia (Singapura), Manny Films (Perancis).

Kamila Andini berujar cerita dalam film Yuni sebenarnya dari obrolannya dengan seorang perempuan.

Dari obrolan tersebut membuat Kamila terus membayangkan jalan kisah yang masih kental dengan budaya yang mengharuskan sang anak menikah usai lulus dari bangku sekolah.

“(Ide cerita) tentang Yuni proses cukup lama, ini ditulis 2017. Ini cerita berawal dari obrolan sangat sederhana bersama seorang ibu yang bercerita tentang anaknya menikah di usia muda,” kata Kamila Andini dalam jumpa pers film Yuni di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Arawinda Kirana Harus Bikin Kamus Sendiri Saat Berdialog Bahasa Jawa Serang dalam Film Yuni

“Ini pembicaraan menetap dipikiran saya, sampai saya bicara ke Ifa,” sambung Kamila.

Hingga akhirnya Kamila mencoba membuat alur cerita tentang film Yuni yang telah direncanakan dari tahun 2017 silam.

“Akhirnya saya menulis Yuni, dan saya berjalan, kru dan partner. Dan menurut say sangat berani kepada cerita ini, benar-benar bisa ditayangkan seperti ini,” ucap Kamila.

“Kemudian setelah berjalan begitu lama, cerita ini bukan sekedar dialog sederhana, saya menemukan pembebasan diri,” imbuhnya.

Film Yuni dibintangi beberapa aktor terkenal seperti Arawinda Kirana, Kevin Ardilova, Asmara Abigail, Marissa Anita dan masih banyak lagi yang mengambil lokasi syuting di daerah Serang, Jawa Barat dengan menggunakan bahasa Jawa Serang.

Kamila melalui filmnya ini menyelipkan tentang isu perempuan yang mencoba melawan norma sosial daerah tentang kodrat seorang perempuan. 

“Setelah nonton ini orang-orang bisa mendapatkan kebebasan. Semoga bola salju ini terus bergerak, sampai semua yang membacanya nanti,” kata Kamila lagi.

Sebagai informasi, film kolaborasi Fourcolours Films dan Starvision ini telah diputar di berbagai festival film internasional dan mendapatkan nominasi, termasuk 14 nominasi Piala Citra di Festival Film Indonesia 2021 dan nominasi Achievement in Directing di Asia Pacific Screen Awards.

Selain itu, film Yuni telah memenangkan beberapa penghargaan, antara lain Platform Prize di Toronto International Film Festival 2021, Snow Leopard untuk Aktris Terbaik di Asian World Film Festival 2021, Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dan Silver Hanoman di  Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2021.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas