Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Anji Manji Mengaku Tak Terima Dana Dari Paslon Capres, Sebut Pilihannya Murni dari Hati

Anji Manji sudah menentukan pilihannya jelang pimilihan presiden (Pemilihan Presiden) 2024-2029 hari ini, Rabu (14/2/2024).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Anji Manji Mengaku Tak Terima Dana Dari Paslon Capres, Sebut Pilihannya Murni dari Hati
Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah
Anji ketika ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2024). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musisi Anji Manji sudah menentukan pilihannya jelang pimilihan presiden (Pemilihan Presiden) 2024-2029 hari ini, Rabu (14/2/2024).

Dipastikan pemilik nama Erdian Aji Prihartanto pilihannya kali ini murni dari hati bukan tanpa adanya dana yang masuk ke rekening pribadinya.

Baca juga: Anji Manji Berharap Pilpres Satu Putaran, Tak Sabar Pakai Hak Suaranya Menentukan Pillihan di TPS

"Gua gak pernah menerima bayaran apapun, dipaksa pilih Paslon, gak menerima apapun. Ketika bilang gua milih Paslon ini karena dipaksa atau dibayar itu fitnah. Gua gak terima satu rupiah pun," kata Anji saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2024).

Pelantun lagu Dia ini tidak menutup kemungkinan adanya dugaan kecurangan dalam pesta demokrasi.

Namun yang pasti Anji akan bersikap netral untuk menentukan pilihannya sendiri.

Baca juga: Anji Sudah Mantap Coblos Paslon Capres Pilihannya di Pilpres Hari Ini, Klaim Pilihannya Dari Hati

"Gua dari banyak sisi, setiap event pemilu selalu ada hal seperti ini (kecurangan). Gua gak mau bicara terlalu luas. Gua memilih tidak dipaksa siapapun, berdasarkan nurani dan hati gua sendiri," ujar Anji.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut Anji meyakinkan semua paslon presiden mampu mengemban mandat yang diberikan oleh masyarakat Indonesia.

Namun apabila kinerja dari presiden dan wakil presiden dirasa melakukan hal tidak baik, Anji siap mengkritisi.

"Siapapun yang menang kita akan tetap jadi masyarakat yang hanya bisa mengkritisi. Jangan memilih dia ketika melakukan hal tidak baik menurut kita dan kita diem, itu gak benar juga," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas