Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Tanggapan Farhat Abbas soal Denny Sumargo dan Komunitas Suku Bugis yang Kini Sudah Berdamai

Pengacara Farhat Abbas menanggapi soal Denny Sumargo yang kini telah berdamai dengan komunitas suku Bugis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tanggapan Farhat Abbas soal Denny Sumargo dan Komunitas Suku Bugis yang Kini Sudah Berdamai
Kolase Tribunnews/YouTube Intens Investigasi
Farhat Abbas menanggapi soal Denny Sumargo yang telah berdamai dengan komunitas suku Bugis. 

"Lihat aja di video-video kalian lebih galak orang itu dibanding saya," jelasnya.

Kemudian, Farhat pun mempertanyakan soal sikap Denny yang meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi hingga melibatkan komunitas suku Bugis.

Jika merasa benar, kata Farhat, seharusnya Denny tak perlu melakukan hal tersebut.

"Saya rasa kalau Denny merasa benar, kenapa dia minta maaf."

"Ya jalanin aja, kan dia benar," tuturnya.

Kekeh Tak Ingin Berdamai dengan Denny Sumargo

Sebelumnya, Farhat Abbas sempat mengungkapkan bahwa dirinya kekeh tak ingin berdamai dengan Denny Sumargo setelah kejadian sang aktor mendatangi rumahnya.

Farhat Abbas rupanya ingin memberi pelajaran Denny Sumargo atas sikapnya selama ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Farhat Abbas, Denny Sumargo sudah seharusnya dibawa ke jalur hukum agar bisa merubah sikapnya.

"Orang kayak Denny ini nggak bisa dibaik-baikin, harus digigit, digigit pakai hukum, baru dia agak sopan," ungkap Farhat.

Farhat Abbas dan kuasa hukumnya, Krisna Murti memamerkan laporan polisinya terhadap Denny Sumargo di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2024).
 
Farhat Abbas dan kuasa hukumnya, Krisna Murti memamerkan laporan polisinya terhadap Denny Sumargo di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2024).   (Tribunnews.conm/Fauzi Alamsyah)

Baca juga: Dipolisikan Farhat Abbas, Denny Sumargo Enggan Tabur Permusuhan: Tapi Kalau Ditantang Kita Datang

Kemudian, Farhat mempermasalahkan soal Denny yang mengakaitkan dengan etnis Makassar.

"Harusnya kita nggak perlu 'saya orang Makassar, harga diri' itu kan aku bukan Jawa bukan Sumatera bukan Papua bukan Bali, tapi aku Indonesia, harusnya begitu" ujar Farhat.

Tak hanya itu, ia juga menyayangkan dirinya yang dianggap seolah-oalah membuat rekayasa terkait kasus Agus Salim korban penyiraman air keras.

Farhat menegaskan, dirinya hanya ingin membantu Agus yang posisinya sebagai korban.

"Dia lupa, tapi dibalik-balik seolah-olah saya menjebak merekayasa."

"Nggak ada, saya mau bantu Agus, permudah lah bantu Agus," ucapnya.

Padahal Farhat mengaku dirinya juga sudah meminta adanya perdamaian antara Agus dan Novi perihal donasi.

"Dari awal Denny ini nggak suka ada wartawan nggak suka adanya pengacara."

"Dia maunya ada kamera, terus pas kita mau datang itu gara-gara Farhat."

"Kan saya udah bilang damailah, saya nggak perlu ada," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Ifan)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas