Roma Dibuat Kecewa, .Feast Mundur dari Pestapora 2025
Roma kecewa .Feast batal tampil di Pestapora 2025 akibat kontroversi sponsor Freeport, meski sudah beli tiket sejak pagi.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Glery Lazuardi
Suasana Pestapora 2025 Hari Ketiga di JIExpo Kemayoran, Jakarta, berlangsung meriah dan penuh semangat, meski dibayangi kontroversi dan aksi mundur puluhan musisi.
Pantauan Tribunnews di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/9/2025), area konser terlihat ramai seperti pada hari-hari sebelumnya.
Sejak pintu dibuka pukul 09.00 WIB, antrean tiket sudah dipadati oleh para penonton.
Ribuan penonton tetap hadir dan memenuhi berbagai panggung, menunjukkan bahwa semangat festival tak surut meski lineup berubah.
Nama-nama besar seperti Iwan Fals, Raisa, Ari Lasso, Denny Caknan, King Nassar, The Rain, Gigi, Maliq & D’Essentials, Kahitna, Barasuara, Shaggydog, Reality Club, dan lainnya tetap tampil dan menyemarakkan hari terakhir festival.
Pestapora 2025 Meriah, Musisi Indonesia Ramaikan Hari ... menampilkan cuplikan penampilan mereka yang disambut hangat oleh penonton.
“Banyak persiapannya, banyak yang udah menunggu, jadi kita tetap manggung hari ini," ungkap Raisa.
Sebelumnya, lebih dari 30 musisi, termasuk .Feast, Sukatani, Hindia, Navicula, Ornament, Keep It Real, dan lainnya memilih mundur karena keberatan atas keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor.
Sukatani, Feast, dan Puluhan Musisi Batal Tampil di ... dan Sukatani, Feast, dan Puluhan Musisi Batal Tampil di ... mengulas daftar musisi yang mundur dan alasan mereka.
Direktur Festival, Kiki Aulia Ucup, menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan bahwa kerja sama dengan Freeport telah diputus dan tidak ada dana yang diterima. Direktur Festival Pestapora Minta Maaf Usai 30 Musisi Batal
Kontroversi ini viral dan memicu diskusi luas di media sosial tentang etika sponsor, solidaritas musisi, dan hak penonton.
Meski dihantam badai protes, Pestapora 2025 hari ketiga tetap menjadi penutup yang penuh warna dengan panggung yang hidup, penonton yang setia, dan musisi yang memilih tetap tampil demi apresiasi seni dan solidaritas.