Bantah Dirinya Kuasa Hukum Inara Rusli, Marissya Icha Minta Maaf ke Wardatina Mawa
Marissya Icha membantah dirinya kuasa hukum Inara Rusli, meminta maaf ke Wardatina Mawa dengan dalih mempertimbangkan perasaan Inara.
Penulis:
Salma Fenty Irlanda
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Marissya Icha membantah dirinya kuasa hukum Inara Rusli dalam kasus dugaan perzinaan dan perselingkuhan dengan Insanul Fahmi.
- Icha meminta maaf pada Wadartina Mawa dengan dalih harus memperhatikan perasaan Inara.
- Pembelaan Icha pada Inara selama ini.
TRIBUNNEWS.COM - Marissya Icha membantah dirinya merupakan kuasa hukum Inara Rusli dalam kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan dengan Insanul Fahmi.
Sosok Marissya Icha muncul dan pasang badan membela Inara Rusli dalam dugaan keterlibatannya sebagai orang ketiga di biduk rumah tangga konten kreator Wardatina Mawa dan juga Insanul Fahmi.
Dalam hal ini, wanita yang akrab disapa Icha itu membantah dirinya kuasa hukum mantan istri Virgoun tersebut.
Ibu satu anak itu lantas meminta maaf pada Mawa, istri sah Insan yang kini mendulang banyak dukungan.
"Saya disclaimer dulu nih ya, teman-teman. Saya ini tidak memegang perkara laporan polisi Inara. Laporan polisi ada kuasa hukumnya yang kemarin preskon," jelas Icha, dikutip dari YouTube STAR7 CHANEL, Rabu (10/12/2025).
Ia menjelaskan alasannya menyebut Inara dengan sebutan "klien kami".
"Kenapa saya selalu menyatakan atau mengatakan klien kami? Karena saya adalah pemilik kantor hukum Persia & CO," tambahnya.
"Bukan saya kuasa hukumnya," tegas Icha.
Pihaknya mengurai permintaan maafnya pada Mawa.
Dia mengaku hanya berusaha mempertimbangkan perasaan Inara.
"Aku mau meminta maaf dulu untuk pihak Mawa. Jadi di sini, aku mengetahui bagaimana sakitnya perasaan kamu. Tapi di sini aku mau berbicara dari dua perspektif," terang Icha.
Baca juga: 5 Poin Penting yang Buat Virgoun Disebut Tak Berhak atas Rekaman CCTV Rumah Inara Rusli
Baginya, perasaan Mawa memang penting tetapi memahami perasaan Inara juga tak kalah pentingnya.
"Jadi kita tuh harus berpikir satu, sudut pandang dari perasaan Mawa, yang satu lagi sudut pandang perasaan Inara yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat kan," selorohnya.
Wanita yang pernah dekat dengan Fuji ini mengaku prihatin dengan kondisi Mawa.
Baca tanpa iklan