Viral, Inara Rusli Sebut Janda saat Nikah Siri Tidak Wajib Ada Wali
Pernyataan Inara Rusli soal janda saat dinikahi siri tidak wajib ada wali, kini viral hingga mengundang reaksi warganet.
Penulis:
Ayu Miftakhul
Editor:
Tiara Shelavie
“Termasuk hati-hati ibu-ibu sekalian, saya dengar ini sering disebar di masyarakat kita. Janda juga tetap butuh wali.”
Menurutnya, memang ada pendapat yang memperbolehkan janda menikahkankan diri sendiri. Namun pendapat itu sangatlah lemah.
Pendapat yang paling kuat dalam fikih justru mewajibkan wali bagi perempuan, baik gadis maupun janda.
Wali hadir bukan sebagai formalitas, namun kehadirannya membuat posisi perempuan lebih kuat dan dihormati oleh pihak laki-laki.
“Jadi jangan terbawa arus "kebodohan" di sini, menikah tanpa wali."
"Dan ini membatalkan pernikahan kata Nabi SAW. Wanita manapun yang coba-coba nikahkan dirinya tanpa izin walinya, nikahnya batal, batal, batal, tiga kali kata Nabi,” jelasnya.
Baca juga: Dituding Rebut Suami Orang, Inara Rusli Beri Pembelaan hingga Singgung Kebohongan Insanul Fahmi
Rela Tak Menjadi Artis Lagi setelah Jadi Istri Siri Insan
Dalam siniar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Inara menjelaskan kesiapannya untuk tidak menjadi artis lagi.
Terlebih setelah dirinya terlibat masalah dengan istri sah Insan, Mawa.
Kini pemilik nama lengkap Ina Idola Rusli ini, vakum dari aktivitas sosial media, setelah banjir hujatan di Instagram hingga TikTok.
Buntutnya, nama baik Inara sebagai selebgram pun dipertaruhkan.
Sederet brand yang sudah mengontrak Inara, tidak sedikit yang membatalkan perjanjian hingga meminta klarifikasi atas konflik yang terjadi.
Kini ia mengaku ikhlas memulai kembali kehidupannya dari nol dan tidak lagi menjadi artis.
"Aku udah nggak mempermasalahkan orang mau menjatuhkan namaku, mau menghakimi aku, mau menghina aku. Nggak masalah sama sekali," ujar Inara.
Wanita 32 tahun itu, merasa sosmed hanyalah titipan.
Baca juga: Wardatina Mawa Tolak Restorative Justice, Lanjutkan Proses Hukum Insanul Fahmi & Inara Rusli
Sehingga jika Tuhan ingin mengambil privilege atau hak istimewaan tersebut, Inara mengaku pasrah.
Baca tanpa iklan