Richard Lee Siap Tempuh Jalur Hukum usai Status Mualafnya Diragukan oleh Doktif
Richard Lee berencana ambil langkah hukum setelah status mualafnya diragukan Doktif di tengah kasus yang menjeratnya.
Penulis:
Rinanda DwiYuliawati
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
"Ini tuduhan yang sangat serius bagi kami dan sedang kami kaji serta kami diskusikan dengan tim untuk menanggapi ini juga secara serius apabila terpenuhi unsur di situ ada perbuatan tindak pidana, apakah itu pencemaran nama baik atau tuduhan fitnah."
Lebih lanjut, Abdul menyebut pihaknya membuka peluang untuk menempuh jalur hukum setelah berkoordinasi dengan kliennya.
"Mungkin nanti kita akan berdiskusi dengan klien kami untuk menyiapkan langkah-langkah hukum, karena bagi kami tidak seorang pun berhak untuk mempersoalkan, mempertanyakan keyakinan seseorang yang dia imani dan dia pegang," terangnya.
Ia juga menegaskan bahwa urusan ibadah merupakan ranah privat yang tidak seharusnya dipersoalkan di ruang publik.
"Karena soal menjalankan ibadah itu hal yang privat yang tidak bisa kita pertanyakan, sebab Richard Lee itu sudah memeluk, menjadi mualaf dan memeluk agama Islam itu sekitar bulan Maret 2025, bertepatan dengan 5 Ramadan," jelas Abdul.
Di akhir pernyataannya, Abdul memastikan bahwa pihaknya memiliki bukti terkait status keagamaan kliennya.
"Dan itu kita punya bukti lengkap, tinggal nanti jika di kemudian hari kita akan bisa buktikan," pungkasnya.
Baca juga: Masih Ditahan, Richard Lee Siap Lawan Doktif, Singgung soal Korban Nyata hingga Isu Agama
Doktif Pertanyakan Status Mualaf Richard Lee, Singgung Bukti dan Rencana Ungkap Fakta
Sebelumnya, Doktif mengaku masih meragukan status mualaf Richard Lee.
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan keyakinannya bahwa Richard Lee tidak menjalankan ibadah puasa.
"Tapi guys 1000 persen Doktif yakin dia (Richard Lee) enggak puasa ya. Jadi dia tidak puasa. Jadi Doktif ini memberikan juga buat dia untuk makan ya," ujar Doktif, dikutip Tribunnews dalam YouTube Intens Investigasi, Jumat (13/3/2026).
Ia juga menyebut akan menghadirkan narasumber yang diklaim memiliki informasi terkait status mualaf tersebut.
"Nanti Doktif akan live bersama dengan narasumber yang akan membongkar bahwa proyek mualaf itu bukan proyek asli ya, tapi proyek-proyekan ya. Jadi sudah terbukti bahwa dia tidak pernah salat, dia tidak pernah puasa di dalam."
Doktif mengatakan rencana siaran langsung itu akan digelar untuk memaparkan sejumlah informasi tambahan.
"Kita nantikan narasumber, insyaallah Doktif akan live nanti malam ya. Jangan ke mana-mana ya, tetap stay tune," terangnya.
Ia juga menyinggung pandangannya mengenai penggunaan agama dalam konteks tertentu.
Baca tanpa iklan