Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Bacakan Pleidoi, Ammar Zoni Sebut Rutan Salemba Sarang Narkoba

Ammar Zoni awalnya mengira Rutan Salemba adalah lingkungan steril yang akan membantunya pulih dari kecanduan narkoba. Ternyata dugaannya salah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bacakan Pleidoi, Ammar Zoni Sebut Rutan Salemba Sarang Narkoba
WartaKotalive.com
PUASA RAMADAN- Ammar Zoni menjalani ibadah puasa seiring proses hukum kasus dugaan peredaran narkoba di lapas yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Ammar Zoni dalam pleidoinya mengklaim Rutan Salemba menjadi sarang narkoba. Barang haram justru sangat mudah didapatkan
  • Dikatakan Ammar, transaksi narkoba di Rutan Salemba adalah hal yang lumrah dan bisa dilakukan dengan sangat gampang
  • Ammar berharap Majelis Hakim dapat melihat kondisinya sebagai seorang pecandu yang membutuhkan lingkungan yang tepat untuk pulih, bukan hukuman yang justru menjerumuskannya lebih dalam

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ammar Zoni menyesali perbuatannya karena telah tiga kali terjerat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Di kasus yang ketiganya, ia ditahan di Rutan Salemba yang menurutnya jauh memperburuk keadaan.

Bukan sebagai tempat untuk rehabilitasi, mantan suami Irish Bella ini mengklaim Rutan Salemba menjadi sarang narkoba, di mana barang haram justru sangat mudah didapatkan.

Ammar menceritakan, awalnya ia berpikir Rutan Salemba adalah lingkungan steril yang akan membantunya pulih dari kecanduan.

Hal ini diungkapkannya saat pembacaan pleidoi atau nota pembelaan atas kasus keempatnya yakni dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba.

Baca juga: Singgung Irish Bella dalam Pleidoi, Ammar Zoni: Kenapa Orang Sakit Dibuang Saat Butuh Rumah Pulang?

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya pikir Rutan Salemba itu halnya sama seperti rehabilitas yang bebas dari narkoba," kata Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).

Namun, kenyataan yang ia temukan di dalamnya benar-benar berkebalikan dengan harapannya. 

Ia menemukan lingkungan yang justru membuatnya semakin sulit untuk sembuh.

"Ternyata di sanalah tempat sarangnya, semua jenis narkoba," ungkapnya.

Yang lebih mengejutkan lagi, Ammar menggambarkan betapa mudahnya akses terhadap narkoba di dalam rutan.

Menurutnya, transaksi narkoba di sana adalah hal yang lumrah dan bisa dilakukan dengan sangat gampang.

"Apalagi di sana narkoba pun rasanya seperti beli kacang goreng. Mudah sekali didapat dengan harga yang relatif murah," bebernya.

Kondisi inilah yang membuatnya harus berjuang ekstra keras setiap hari untuk menahan godaan agar tidak kembali terjerumus.

"Sungguh sangat berat, berat, berat, berat banget untuk menghindari itu semua," bebernya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas