Jerhemy Owen Ajak Masyarakat Kelola Sampah Lewat Waste Station
Jenis sampah yang diterima pun berfokus pada sampah anorganik, mulai dari kertas, kardus, plastik, besi, sampah elektronik hingga minyak jelantah.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Sampah masih jadi masalah serius di tengah masyarakat
- Jerhemy Owen melakukan langkah nyata dengan menghadirkan waste station, sebuah fasilitas pengumpulan sampah
- Hadir sebagai upaya membangun kebiasaan baru dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab sekaligus mengurangi persoalan sampah yang kian memburuk di Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kreator konten lingkungan Jerhemy Owen kembali mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah.
Ia mengajak masyarakat untuk terus memperhatikan masalah sampah melalui langkah nyata dengan menghadirkan waste station.
Fasilitas pengumpulan sampah tersebut hadir sebagai upaya membangun kebiasaan baru dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab sekaligus mengurangi persoalan sampah yang kian memburuk di Indonesia.
Waste station pertama Owen resmi dibuka pada 23 Mei 2026 kemarin di kawasan Stasiun Dukuh Atas.
Lokasi tersebut dipilih karena dianggap strategis dan mudah dijangkau masyarakat sehingga diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk mulai memilah dan membuang sampah dengan benar.
Baca juga: Menteri LH Ingatkan Kepala Daerah-Pelaku Industri Tak Abai Mengelola Kelestarian Lingkungan & Sampah
Berbeda dengan tempat pengumpulan sampah pada umumnya, fasilitas ini mengusung konsep penukaran sampah menjadi poin yang nantinya dapat ditukar dengan voucher.
Sistem tersebut akan terhubung dengan aplikasi sehingga pengguna bisa memantau jumlah poin yang mereka peroleh.
Jenis sampah yang diterima pun berfokus pada sampah anorganik, mulai dari kertas, kardus, plastik, besi, sampah elektronik hingga minyak jelantah.
Menariknya, masyarakat yang datang membawa sampah yang sudah dipilah dari rumah akan mendapatkan poin lebih tinggi.
Skema tersebut sekaligus menjadi dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kewajiban memilah sampah sejak dari rumah.
Sebelumnya, Owen juga terlibat dalam Deklarasi Gerakan Pilah Sampah pada 10 Mei 2026 dan memimpin pembacaan deklarasi sebagai bentuk dukungan generasi muda terhadap gerakan lingkungan.
Bukan hanya menjadi tempat pengumpulan sampah, waste station ini juga dibangun dengan konsep keberlanjutan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan ramah lingkungan.
Material bangunannya memanfaatkan hasil daur ulang dari perusahaan pengolah sampah.
Bagi Owen, langkah kecil seperti menyediakan akses pengelolaan sampah dapat menjadi awal perubahan kebiasaan masyarakat.