Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Awal Yang Indah Dari Arthayasa

Ya awal yang indah dari Arthayasa Selama tiga hari Arthayasa Spring Dressage & Jumping Competition cuaca sangat bersahabat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Awal Yang Indah Dari Arthayasa
ist
Sekjen EFI Triwatty Marciano menyerahkan medali kepada Yanyan Hadiansyah (JN Stud), Sabtu, di Arthayasa Spring Dressage & Jumping Competition 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ya, awal yang indah dari Arthayasa. Selama tiga hari 'Arthayasa Spring Dressage & Jumping Competition' cuaca sangat bersahabat, Jumat hingga Minggu (28/2-2/3-2014) tak setitik pun air tercurah dari langit.                    

Bukan apa-apa, turunnya hujan bisa menggangu kenyamanan pasangan-pasangan yang tampil, para 'riders' dan kudanya masing-masing. Sulit melakukan penentrasi sekaligus presisi bila gelanggang perlombaan tidak sesuai keinginan.          

Namun, semuanya bisa berjalan dengan baik. Senyum dan tawa terus bertebaran sepanjang tiga hari perlombaan, diiringi tepuk tangan dan gempita dukungan pada 'riders' atau pasangan yang menunjukkan kepiawaiannya, dalam atmosfir persaingan yang konstruktif dan kondusif.                      

Hampir seluruh pemilik klub hadir. Ada Mohammad Chaidir Saddak dari Aragon Horse Racing & Equestrian Sports, Lembang, Triputra Yusni Prawiro, 'owner' Pegasus, Kasih Hanggoro, pemilik Justin Bongsoikrama Stable (Universitas Budi Luhur Stable), untuk menyebut beberepa nama.                

Komunitas equestrian Indonesia mestinya memang berbangga dengan adanya ajang perseteruan diantara mayoritas atlet dan kuda-kuda ketangkasan terbaik dari berbagai klub atau perkumpulan di tanah air, walau sebagian besar berpusat di Jakarta dan Jabar.                                  

Puluhan atlet dan kuda-kuda equestrian, baik 'warmblood' (impor) atau lokal, 'enjoy' berpartisipasi di 'Arthayasa Spring Dressage & Jumping Competition' ini. Tak ada sekat diantara mereka, tak ada jarak yang memisahkan, meski selama 2013 tak ada 'event' yang mempersatukan mereka.      

Sabtu (1/3-2014), turut menyaksikan 'event' ini Triwatty Marciano, Sekretaris Jenderal Equestrian Federation of Indonesia (EFI). Sekjen EFI inilah yang bersama Ketum Equestrian Indonesia (EQINA) Jose Rizal Partokusumo dan Dewi Anggraeni, sekjen EQINA, berininsiatif menggelar 'event' bersama EFI dan EQINA, walau belakangan tak disetujui Ketum EFI Irvan Jusrival Gading.            

Rekomendasi Untuk Anda

It's okay, tanpa diembeli-embeli 'event bersama' pun, 'Arthayasa Spring Dressage & Jumping Competition' tetap berjalan. Mayoritas 'riders' dan kuda -kuda terbaik pun menunjukkan kemampuannya.                       Awal yang indah dari Arthayasa! (tb)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas