Kaleidoskop Bulutangkis 2018: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Mencuri Perhatian
Dalam hitungan hari, tahun 2018 akan berakhir dan seluruh pencapaian para pebulu tangkis dunia pada rangkaian turnamen BWF World Tour musim ini bakal
Editor: Toni Bramantoro
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam hitungan hari, tahun 2018 akan berakhir dan seluruh pencapaian para pebulu tangkis dunia pada rangkaian turnamen BWF World Tour musim ini bakal menjadi kenangan semata.
Di antara para pemain olahraga tepok bulu, pasangan ganda putra nasional Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, paling mencuri perhatian.
Sebab, tahun ini, Marcus/Kevin berhasil mengukir rekor untuk urusan gelar juara.
Ya, pada kalender kompetisi 2018, duet berjulukan Minions itu mampu meraih delapan titel termasuk All England Open dan Indonesia Open yang masuk ke dalam turnamen kasta tertinggi, Super 1000.
Jumlah gelar juara yang diperoleh Marcus/Kevin itu lebih baik dari pasangan ganda campuran nomor satu dunia asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.
Hingga BWF World Tour Finals 2018 tuntas dimainkan, Zheng/Huang cuma punya tujuh titel.
Mereka gagal menyamai jumlah titel yang diraih Marcus/Kevin setelah dikalahkan rekan senegara mereka, Wang Yilyu/Huang Dongping, pada laga pamungkas BWF World Tour Finals 2018.
Menariknya, jumlah gelar juara yang diraih Zheng/Huang itu ternyata sama banyak dengan milik pebulu tangkis spesialis ganda asal Inggris, Marcus Ellis.
Peraih medali perunggu Olimpiade Rio 2016 itu tercatat juga menyabet tujuh titel dengan rincian tiga dari nomor ganda putra dan empat dari nomor ganda campuran.
Namun, jika diukur dalam level kompetisi, turnamen-turnamen yang berhasil dijuarai Ellis hanya berada di zona Super 100 dan Super 300.
Sementara itu, gelar juara yang diraih Zheng/Huang minimal datang dari turnamen level Super 500 (Indonesia Masters).
Dari nomor tunggal putri, pebulu tangkis nomor satu dunia asal Taiwan, Tai Tzu Ying, terpaksa puas menyelesaikan kalender kompetisi 2018 dengan raihan enam titel.
Meski secara keseluruhan masih kalah dari Marcus/Kevin, Zheng/Huang, Ellis, dan pasangan ganda putri Jepang, Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahaka, Tai tetap menjadi Ratu Bulu Tangkis Dunia pada tahun ini.
Sebab, hanya dia yang mampu meraih lebih dari lima gelar juara dalam satu tahun.