Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

All England

Kalah di Final All England 2020, Minions Ungkap Sedikit Terburu-buru

Pasangan ganda putra Indonesia, Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengungkapkan mengapa mereka bisa gagal meraih juara All England 2020.

Kalah di Final All England 2020, Minions Ungkap Sedikit Terburu-buru
Badmintonindonesia.org
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. 

Tunggal putra Denmark terakhir kali menjuarai All England adalah Peter Gade pada 1999 lalu.

Selain itu, ini merupakan bentuk balas dendam Axelsen setelah All England 2019 kalah di final oleh wakil Jepang, Kento Momota.

Pada sektor ganda putri, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dari Jepang mengalahkan wakil China, Du Yue/Li Yin Huidengan dua game langsung 21-13, 21-15.

Wakil China lainnya yang bermain di partai final ada Chn Yu Fei, sektor tunggal putri.

Unggulan satu dunia tersebut menghadapi Tai Tzu Ying (Taipei).

Tai Tzu Ying mempertegas dominasinya dengan mengalahkan Chen Yu Fei dua set langsung, 21-19, 21-15.

Dalam 18 kesempatan, Tai Tzu Ying memenangkan 15 laga, tiga di antaranya miliki sang rival.

Hasil Lengkap Final All England 2020

WD: Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (3/Jepang) vs Du Yue/Li Yin Hui (6/China) 21-13, 21-15

MS: Chou Tien Chen (1/Taipei) vs Viktor Axelsen (2/Denmark) 21-13, 21-14

XD: Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (3/Thailand) vs Praveen Jordan/Melati Daeva (5/Indonesia) 15-21, 21-17, 8-21

WS: Chen Yufei (1/China) vs Tai Tzu Ying (2/Taiwan) 19-21, 15-21 

MD: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya (1/Indonesia) vs Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (6/Jepang) 18-21, 21-12, 19-21

(Tribunnews.com/Haikal, Sina)

Ikuti kami di
Penulis: Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas