Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

MotoGP

Bos Yamaha Pesimis MotoGP 2020 Digelar Bulan Agustus, Dorna Bukan Penentu

Bos Yamaha, Lin Jarvis mengaku pesimis untuk dapat melangsungkan balap perdana MotoGP 2020 di bulan Agustus.

Bos Yamaha Pesimis MotoGP 2020 Digelar Bulan Agustus, Dorna Bukan Penentu
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Moto GP 2020 

TRIBUNNEWS.COM - Bos Yamaha, Lin Jarvis mengaku pesimis untuk dapat melangsungkan balap perdana MotoGP 2020 di bulan Agustus.

Menurut Lin Jarvis, gelaran MotoGP 2020 dapat berlangsung seiring dengan pernyataan pemerintah, bukan Dorna Spors selaku promotor MotGP.

Apa yang diungkapkan oleh Lin jarvis dapat dikatakan masuk akal.

Dengan pandemi Covid-19 (virus corona) yang merebak di berbagai negara, tentu Dorna baru dapat menyelenggarakan helatan MotoGP selaras apa yang menjadi ketetapan pemerintah.

Jurus Baru Yamaha di Seri MotoGP Americas 2019, Lin Jarvis: Valentino Rossi akan Menyukainya
Jurus Baru Yamaha di Seri MotoGP Americas 2019, Lin Jarvis: Valentino Rossi akan Menyukainya (motorcyclenews.com)

Baca: Pol Espargaro Sebut Valentino Rossi Sebagai Kunci Sukses MotoGP di Seluruh Dunia

Baca: Dua Tim Berpeluang Besar Gunakan Jasa Valentino Rossi di MotoGP 2021

Jika pemerintah negara yang akan digunakan untuk helatan MotoGP melarang adanya event dengan skala besar, sekaliber Dorna Sports pun tentu tak bisa berbuat banyak.

Praktis hingga saat ini, Dorna belum menentukan kalender yang pasti untuk melangsungkan race perdana.

Carmelo Ezpeleta dan jajarannya harus sabar menunggu sekaligus mengamati perkembangan Covid-19.

" Kami bergantung pada keputusan pemerintah dan bukan pada penyelenggara (mengacu Dorna)," terang Lin jarvis seperti yang dikutip Tribunnews.com dari laman Corsedimoto.com.

Lin Jarvis bahkan mengatakan, melangsungkan race tanpa penonton sekalipun, adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan saat ini.

Mengingat untuk satu race saja, dalam Paddock paling tidak meilibatkan 1500 porsonil.

CEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta saat konferensi pembatalan MotoGP Qatar, Sabtu (7/3/2020)
CEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta saat konferensi pembatalan MotoGP Qatar, Sabtu (7/3/2020) (motogp.com)
Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas