Tribun Sport

Mobile Premier League Dimainkan 60 Juta Pengguna di India dan 3,5 Juta Pengguna di Indonesia

Platform game MPL telah dimainkan oleh lebih dari 60 juta pengguna di India dan lebih dari 3,5 juta pengguna di Indonesia.

Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Mobile Premier League Dimainkan 60 Juta Pengguna di India dan 3,5 Juta Pengguna di Indonesia
Dok. MPL
Sai Srinivas, Co-Founder, and CEO, MPL 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mobile Premier League (MPL), platform esport dan mobile gaming terbesar di Asia kini bernilai USD 945 juta setelah berhasil menghimpun dana senilai USD 95 juta dalam tahap putaran pendanaan Seri D.

Platform game MPL telah dimainkan oleh lebih dari 60 juta pengguna di India dan lebih dari 3,5 juta pengguna di Indonesia.

Dengan lebih dari 50 games yang terbagi dalam beberapa kategori untuk Android dan iOS (hanya tersedia di India), dimana lebih dari 28 game developer telah bekerjasama dengan MPL untuk mempublikasikan game mereka dan sebagai sumber revenue baru bagi mereka.

Co-Founder, and CEO, MPL, Sai Srinivas mengatakan seiring dengan berkembangnya eksistensi dan ekspansi pihaknya, pendanaan baru ini akan membantu fokus kepada value proposition utama.

"Yaitu sebagai platform game yang kuat dengan menghadirkan fitur terbaik bagi para gamer, dan menambahkan permainan eSports terbaik ke dalam MPL. Komunitas eSports saat ini sedang berkembang pesat, dan kami percaya bahwa ini waktu yang tepat untuk memperkenalkan games yang dibuat di India dan Indonesia ke dunia serta membantu para gamers untuk menunjukan kemampuannya," ungkap Sai Srinivas.

Penggalangan dana di putaran terakhir ini, dipimpin oleh Composite Capital dan Moore Strategic Ventures, serta didukung juga partisipasi dari Base Partners, RTP Global, SIG, Go-Ventures, Telstra Ventures, Founders circle, dan Play Ventures. Total modal yang dikumpulkan sejak MPL berdiri pada tahun 2018 hingga saat ini berada di angka USD 225,5 juta.

Suntikan dana baru ini sedianya akan digunakan MPL untuk memperluas portofolio game eSports dan juga akan menyelenggarakan lebih banyak turnamen eSports berskala nasional maupun internasional. Dana tersebut juga akan digunakan MPL untuk melakukan ekspansi internasional tahun ini.

Pemberlakuan lockdown di beberapa negara pada tahun 2020 yang dipicu oleh pandemi, memberikan peluang bagi industri eSports untuk berkembang dengan pesat di dunia dan terutama di Asia.

MPL berada di garis depan dalam mendemokratisasikan eSports di Indonesia dan India. Melalui partisipasi MPL dalam Piala Presiden eSports di awal tahun 2020, untuk kategori casual gaming MPL berhasil mengumpulkan lebih dari 50,000 orang partisipan dari kalangan remaja sampai dengan dewasa yang tersebar secara nasional. MPL juga menyediakan hadiah sejumlah Rp 225,000,000 untuk pemenangnya.

“Kami senang dapat bermitra dengan tim MPL dan mendukung terus pertumbuhan MPL. Sebagai pemimpin industri di dalam market gaming, kami percaya bahwa MPL akan terus berinovasi dan terus mendorong dunia eSports, baik di India maupun mancanegara,” jelas Kanush Chaudhary, Managing Director, Composite Capital.

"Seiring dengan meningkatnya investasi kami di MPL, kami sangat optimis bahwa MPL dapat berprestasi di tingkat internasional dan memimpin industri mobile gaming dan eSports secara global," kata Eduardo Latache, Partner, Base Partners.

“Kami sangat menyambut baik kemitraan kami dengan Composite Capital dan Moore Strategic Ventures. Selama proses Seri D, kami terkesan dengan pemahaman mereka terkait ekosistem mobile gaming dan eSports. Kami berharap kita dapat terus bekerja sama dalam membangun bisnis game berskala global bermula dari India,” jelas Joe Wadakethalakal, SVP, Corporate Development and Investor Relations, MPL.

Seminggu sebelumnya, MPL juga mengumumkan telah menghimpun dana sebesar USD 500.000 dari karyawan berdasarkan Employee Investment Plan, yang melibatkan partisipasi 10 persen dari karyawan.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas