Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

MotoGP

Setelah Balapan di MotoGP Portugal 2021, Marc Marquez Kena Marah dari Ibunda Tercinta

Pengakuan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez yang kena marah dari ibunda tercinta akibat menangis setelah balapan di MotoGP Portugal 2021

Setelah Balapan di MotoGP Portugal 2021, Marc Marquez Kena Marah dari Ibunda Tercinta
PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP
Pembalap Spanyol Tim Repsol Honda Marc Marquez menunggu dimulainya balapan MotoGP dari Grand Prix Portugis di Sirkuit Internasional Algarve di Portimao pada 18 April 2021. PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Ada drama yang yang melibatkan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dengan sang ibunda tercinta setelah seri MotoGP Portugal 2021.

Seri ketiga MotoGP 2021 bertajuk MotoGP Portugal 2021 usai digelar di Sirkuit Portimao, Minggu (18/4/2021).

MotoGP Portugal 2021 menisbatkan rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo sebagai perengkuh podium utama.

Baca juga: Quartararo Wajib Waspada, Sambil Tahan Rasa Sakit Marquez Bisa Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2021

Baca juga: Dua Pebalap Ini Bikin Takut Marc Marquez Saat Comeback ke MotoGP

Sedangkan Marc Marquez yang menandai kembalinya ke arena balapan setelah absen selama 9 bulan, berhasil menyelesaikan race dengan finish di posisi ke-7.

Setelah merampungkan balapan, rider berjuluk The Baby Alien itu kembali dk paddock Repsol Honda yang kemudian diikuti derat air mata dari sang rider.

Usut punjya usut, Marc Marquez merasakan emosional mengingat ia mampu merampungkan balapan setelah sekian lama tak merasakan atmosfer balapan akibat berkutat dengan cedera.

Akan tetapi, tangisan dari Marc Marquez nyatanya tak membuat sang ibunda tercinta, Roser Alenta senang.

The Baby Alien mengaku bahwa dirinya kena marah dari ibunya karena menangis setelah balapan.

"Ibu memarahi saya, bukan karena apa yang saya lakukan selama akhir pekan, tetapi karena membuatnya menangis dari rumah," kata Marquez dikutip dari laman GPOne.

Tangis Marquez pecah setelah pembalap 28 tahun itu sebelumnya mengatakan sempat takut tidak bisa kembali balapan di MotoGP setelah absen sembilan bulan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas