Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Markis Kido Meninggal Dunia

Anak Mendiang Markis Kido Dapat Santunan dan Beasiswa

Almarhum Markis Kido meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuan berusia TK dan SD. 

Anak Mendiang Markis Kido Dapat Santunan dan Beasiswa
TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Pebulutangkis Markis Kido semasa hidup. 

TRIBUNNEWS.COM - Keluarga almarhum pebulutangkis nasional Indonesia Markis Kido mendapat program santuan dan beasiswa senilai Rp 150 Juta.

Santunan dan beasiswa itu diberikan melalui program CSR SiCepat Peduli, perusahaan logistik SiCepat Ekspres yang diterima Richa Sari, istri mendiang Markis Kido di kediaman keluarga di kawasan Jakarta Barat, Senin (28/6/2021).

Almarhum Markis Kido meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuan berusia TK dan SD. 

Menurut CEO SiCepat Ekspres The Kim Hai, dilansir Kompas.com, berharap santunan dan beasiswa bisa bermanfaat bagi keluarga almarhum Markis Kido.

Baca juga: Kata-kata Markis Kido ke Ibunda Saat Berpamitan Hendak Main Bulutangkis Senin Malam

Richa Sari, istri mendiang Markis Kido
Melalui program CSR SiCepat Peduli, perusahaan logistik SiCepat Ekspres memberikan bantuan program santunan dan beasiswa senilai Rp 150 juta untuk keluarga almarhum pebulu tangkis nasional Indonesia Markis Kido. Richa Sari, istri mendiang Markis Kido menerima bantuan tersebut di kediaman keluarga di kawasan Jakarta Barat, Senin (28/6/2021).

Almarhum Markis Kido meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuan berusia TK dan SD. 

Sembari mengucapkan turut berdukacita, The Kim Hai mengatakan,"Semoga kedua putri beliau dapat bersemangat belajar, meraih prestasi, dan menggapai cita-cita."

Markis Kido meninggal dunia pada Senin (14/6/2021) malam WIB.

Keluarga dan kerabat menghantarkan jenazah mantan pebulu tangkis Indonesia, Markis Kido ke tempat peristirahatan terakhir di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021). Markis Kido meninggal dunia pada usia 36 tahun saat bermain bulu tangkis di GOR Petrolin, Tangerang, Banten, Senin (14/6/2021) malam. Pria kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1984 itu dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelah tiba di Rumah Sakit Omni Alam Sutera sekitar pukul 19.17 WIB akibat serangan jantung. Tribunnews/Herudin
Keluarga dan kerabat menghantarkan jenazah mantan pebulu tangkis Indonesia, Markis Kido ke tempat peristirahatan terakhir di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021). Markis Kido meninggal dunia pada usia 36 tahun saat bermain bulu tangkis di GOR Petrolin, Tangerang, Banten, Senin (14/6/2021) malam. Pria kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1984 itu dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelah tiba di Rumah Sakit Omni Alam Sutera sekitar pukul 19.17 WIB akibat serangan jantung. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)

Mantan atlet bulu tangkis nasional itu dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung setalah tiba di Rumah Sakit Omni Alam Sutera, Tangerang Selatan, sekitar pukul 19.17 WIB.

Sebelumnya, pria kelahiran 11 Agustus 1984 ini tengah bermain bulu tangkis bersama rekan-rekannya di GOR Petrolin, Tangerang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada SiCepat Ekspres untuk bantuan yang sangat berarti, terlebih bagi anak-anak," tutur Richa Sari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "SiCepat Serahkan Santunan untuk Keluarga Mendiang Markis Kido

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas