Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Olimpiade 2021

Emas Penantian Eko Yuli Irawan, Atlet Angkat Besi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Atlet angkat besi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan, penantian emas setlah 3 edisi.

Emas Penantian Eko Yuli Irawan, Atlet Angkat Besi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
KOMPAS.com / GARY LOTULUNG
Atlet angkat besi, Eko Yuli Irawan. 

TRIBUNNEWS.COM - Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan, akan mengikuti Olimpiade keempat dalam kariernya.

Debut Eko Yuli Irawan di multi event olahraga internasional empat tahunan ini dimulai pada 2008 di Beijing.

Pada kesempatan pertama di Olimpiade Beijing 2008, Eko Yuli Irawan bertanding di kelas 56 kilogram.

Pria kelahiran Metro, Lampung itu berhasil menyabet medali perunggu.

Baca juga: Jadwal Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2021, 5 Lifter Indonesia Jadi Tumpuan Dapatkan Medali Emas

Simak update klasemen perolehan medali emas Indonesia SEA Games 2019 per Senin 2 Desember, pukul 15.30 WIB.
Simak update klasemen perolehan medali emas Indonesia SEA Games 2019 per Senin 2 Desember, pukul 15.30 WIB. (KOMPAS.com / GARY LOTULUNG)

Empat tahun berselang, Olimpiade London 2012, Eko Yuli Irawan juga meraih medali yang sama, namun dari kelas yang berbeda.

Eko mendapatkan medali perunggu di kelas 62 kilogram.

Pada Olimpiade Rio 2016, Eko kembali turun untuk kelas 62 kilogram dan berhasil mempersembahkan medali perak untuk Indonesia.

Untuk Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan akan berkompetisi di kels 61 kilogram pada akhir pekan ini.

Lifter andalan Indonesia itu bakal bersaing dengan Li Fabin (China) yang memegang rekor dunia untuk angkatan snatch (145 kg) dan total (318 kg).

Baca juga: Hend Zaza, Atlet Termuda Olimpiade Tokyo 2021 Asal Suriah - Tempat Latihan Seadanya

Sementara, Eko pernah berkilau dan mengharumkan nama Indonesia berkat rekor dunia yang diciptakan di Kejuaraan Dunia Angkat Besia 2018 di Ashgabat, Turkmenistan dengan clean and jerk 174 kilogram.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas