Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Olimpiade 2021

Greysia Polii: Olimpiade Tokyo 2020 Mungkin Jadi Olimpiade Terakhir Saya

Greysia Polii jadi salah satu atlet senior Indonesia yang tampil di ajang Olimpiade 2020 Tokyo.

Greysia Polii: Olimpiade Tokyo 2020 Mungkin Jadi Olimpiade Terakhir Saya
Tribunnews/Jeprima
Greysia Polii (kanan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAGreysia Polii jadi salah satu atlet senior Indonesia yang tampil di ajang Olimpiade 2020 Tokyo.

Pasalnya, Greysia Polii telah mencicipi dua kali Olimpiade sebelumnya yakni di Rio de Janeiro 2016 dan London 2012.

Meski kenyang pengalaman di Olimpiade, Greysia mengaku tetap merasa tegang tampil di Olimpiade kali ini.

“Tegang pasti ada, justru bagus kalau tegang berarti siaga dalam persiapan,” kata Greysia, Jumat (23/7/2021).

Dua edisi Olimpiade sebelumnya, Greysia belum bisa menyumbangkan medali untuk Indonesia.

Di edisi pertama Greys turun di Olimpiade London 2012 bersama Meiliana Jauhari, empat tahun berikutnya di Rio 2016, Greysia menggandeng Nitya Krishinda Maheswari.

Dan saat ini di Tokyo 2020, Greysia berpasangan dengan Apriyani Rahayu.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Dok. PBSI)

Ia pun berharap bersama Apriyani, dirinya bisa memberikan torehan maksimal untuk Indonesia, apalagi ini bakal jadi Olimpiade terakhir yang Greysia ikuti.

“Puji Tuhan saya diberikan kesempatan untuk mewakili Indonesia di tiga Olimpiade. Walau di dua edisi sebelumnya saya belum bisa menyumbang medali tapi pengalaman ini adalah sesuatu yang luar biasa,” kata Greysia.

“Tokyo 2020 mungkin akan jadi Olimpiade terakhir saya. Semoga saya dan Apri bisa memberikan yang maksimal untuk Indonesia,” harapnya.

Lebih lanjut, Greysia yang saat ini berusia 33 tahun juga bercerita pengalaman seputar Olimpiade yang dirasakannya.

“Salah satu yang paling menyenangkan dan dirindukan dari Olimpiade adalah suasana di Athlete Village. Kita merasa seperti punya dunia sendiri karena banyak banget orang tapi mereka semua itu atlet dunia dari seluruh dunia,” cerita Greys.

“Di Tokyo 2020 ini yang berbeda adalah makanannya. Makanannya lebih enak dari dua edisi sebelumnya,” jar Greys sambil tertawa.

“Selain itu, tempatnya nyaman dan kebetulan banget kita dapat apartemen unitnya view ke laut dan gedung-gedung kota Tokyo. Bagus banget. Udara juga bersih dan area sekitar village nyaman buat atletnya,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas