Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Olimpiade 2021

Eko Yuli Irawan Angkatan Keduanya Gagal Hanya Raih Medali Perak

Eko Yuli Irawan sebelum meraih medali Perak di ajang Olimpiade Tokyo 2020 mencoba membuka peluang meraih emas dengan menaikkan beban menjadi 177 kg

Eko Yuli Irawan Angkatan Keduanya Gagal Hanya Raih Medali Perak
VINCENZO PINTO / AFP
Atlet Indonesia Eko Yuli Irawan bertanding dalam kompetisi angkat besi 61kg putra pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo pada 25 Juli 2021. 

Pada penampilannya yang keempat, Eko kembali mempersembahkan medali perak dengan total angkatan 302 kg.

Dengan medali perak itu, Eko Yuli bukan hanya menyamai prestasi yang diraih pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Namun, Ia juga mencatat sejarah satu-satunya atlet Indonesia yang meraih medali pada empat penampilan beruntun di Olimpiade.

Eko Yuli Irawan
Eko Yuli Irawan (KOMPAS.com/Garry Andrew Lotulung)

Sebelumnya, Eko Yuli meraih medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008, dan Olimpiade London 2012.

Bertanding di Tokyo International Forum Hall, Jepang, Minggu (26/07/2021), Eko Yuli Irawan yang berada di puncak starting list melakukan angkatan pertama untuk Snatch 137 kg.

Pada angkatan kedua, Atlet 32 tahun itu mencoba menaikkan beban menjadi 141 kg.

Namun, dia gagal melakukannya, begitu juga pada angkatan ketiga dengan beban yang sama.

Angkatan Snatch Eko ini terpaut 4 kg dari rival terberatnya, Li Fabin dari China.

Li Fabin sempat gagal pada angkatan pertama dengan beban 137 kg.

Atlet Indonesia Eko Yuli Irawan bertanding dalam kompetisi angkat besi 61kg putra pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo pada 25 Juli 2021.
Atlet Indonesia Eko Yuli Irawan bertanding dalam kompetisi angkat besi 61kg putra pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo pada 25 Juli 2021. (VINCENZO PINTO / AFP)

Namun, dia berhasil mengulanginya pada angkatan kedua.

Li Fabin juga sukses melakukan angkatan ketiga ketika menambah beban seberat 4 kg menjadi 141 kg.

Di angkatan Clean and Jerk, Eko sukses melakukan angkatan pertama dengan beban 165 kg.

Berita ini sudah tayang di:    https://superball.bolasport.com/read/332805727/olimpiade-tokyo-2020-tambah-medali-untuk-indonesia-eko-yuli-irawan-cetak-sejarah?page=all

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas