Tribun Sport

Olimpiade 2021

Seorang Anggota Tim Ghana Paralimpiade Tokyo Jepang Terdeteksi Positif Covid-19

Total 10 orang, termasuk 3 atlet dan 7 staf, akan mengadakan pra-kamp dari tanggal 9 hingga 22 Agustus untuk Paralimpiade Tokyo.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Seorang Anggota Tim Ghana Paralimpiade Tokyo Jepang Terdeteksi Positif Covid-19
Tribunnews/Richard Susilo
Informasi kewajiban karantina untuk penumpang yang tiba di Bandara Haneda, Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Salah satu anggota tim Ghana di Afrika Barat yang datang ke Jepang pada malam 8 Agustus untuk mengikuti Paralimpiade Tokyo dipastikan terinfeksi positif virus corona melalui pemeriksaan di Bandara Narita.

"Pemain lain yang negatif tiba di kamp pelatihan di Kota Inawashiro, Prefektur Fukushima pada pagi hari tanggal 9 Agustus, dan sedang menunggu di hotel," ungkap sumber Trbunnews.com, Senin (9/8/2021).

Kota Inawashiro, Prefektur Fukushima, adalah kota tuan rumah bagi Ghana.

Total 10 orang, termasuk 3 atlet dan 7 staf, akan mengadakan pra-kamp dari tanggal 9 hingga 22 Agustus untuk Paralimpiade Tokyo.

Menurut kota, tes PCR yang dilakukan setelah tiba di Bandara Narita pada malam tanggal 8 Agustus mengkonfirmasi seorang pria pada staf powerlifting terinfeksi Covid-19, yang sedang dirawat di fasilitas yang ditunjuk oleh stasiun karantina.

Baca juga: Menteri Marukawa: Terkait Infeksi Corona, Keputusan Paralimpiade Setelah Konsultasi 4 Pihak

Di sisi lain, sembilan orang lainnya yang negatif dalam tes bandara diklasifikasikan sebagai "calon kontak dekat dalam penerbangan" oleh Sekretariat Kabinet sesuai dengan posisi kursi di kabin, tetapi tidak dinilai apakah mereka "dalam kontak".

Dia pindah ke Inawashiro-cho dengan bus yang disiapkan oleh pemerintah dan tiba di hotel tempat dia menginap sekitar pukul 07.30 pada tanggal 9 Agustus 2021.

Sembilan orang akan menunggu di kamar pribadi di hotel untuk menyelidiki apakah pusat kesehatan itu "kontak dekat".

Jika dinilai sebagai "kontak dekat", Prefektur Fukushima tidak akan berpartisipasi dalam latihan untuk jangka waktu tertentu dan akan meminta untuk menunggu di ruang pribadi, dan juga akan melakukan tes PCR setiap hari mulai tanggal 9 Agustus.

"Saya sedikit lelah ketika saya tiba, tetapi saya tidak melihat adanya kelainan pada kondisi fisik saya. Saya ingin memberikan dukungan sebanyak mungkin," kata seseorang yang bertanggung jawab atas Kota Inawashiro.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas