Tribun Sport

Olimpiade 2021

Mengapa Miraitowa, Maskot Olimpiade Tokyo Jepang Tidak Muncul di Acara Pembukaan dan Penutupan?

Tidak ada aturan bahwa maskot harus muncul pada upacara pembukaan, itu diserahkan kepada produksi setiap turnamen.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Mengapa Miraitowa, Maskot Olimpiade Tokyo Jepang Tidak Muncul di Acara Pembukaan dan Penutupan?
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pintu selamat datang ke Tokyo Jepang di Bandara Narita dengan gambar dua tokoh karakter Olimpiade 2020 Miraitowa (lelaki/kiri) dan Someity (kanan warna merah). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perhelatan Olimpiade 2020 Tokyo berakhir, Minggu (8/8/2021) malam yang ditandai dengan upacara penutupan Olimpiade Tokyo.

Banyak kisah yang tersisa dari penyelenggaraan Olimpiade Tokyo yang sempat tertunda selama setahun karena pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah tidak munculnya maskot olimpiade, Miraitowa saat acara upacara pembukaan maupun penutupan Olimpiade akhir pekan lalu.

Miraitowa adalah maskot Olimpiade 2020 yang dibuat oleh Ryo Taniguchi, perancang independen yang tidak tergabung ke dalam kelompok biro atau perusahaan periklanan mana pun.

Ada juga Someity, maskot Paralimpiade yang juga dibuat oleh Ryo Taniguchi.

"Sayang sekali maskot Miraitowa tidak muncul di Pembukaan dan Penutupan Olimpiade," kata Taniguchi kepada Tribunnews.com, Selasa (10/8/2021).

Memang tidak ada keharusan maskot muncul di acara Pembukaan dan atau Penutupan Olimpiade.

Namun hasil pemilihan maskot tanggal 22 Februari 2018 jatuh kepada Ryo Taniguchi dan dapat dukungan dari masyarakat Jepang membuatnya sangat terkenal dan masyarakat menantikan maskot muncul di acara Pembukaan dan atau penutupan Olimpiade.

Ternyata maskot tersebut tidak muncul dan banyak penggemarnya sedih mempertanyakan mengapa maskot itu tidak muncul?

Patung karakter Olimpiade (kiri) dan Paralimpiade (kanan warna pink) di tempat umum di Jepang.
Patung karakter Olimpiade (kiri) dan Paralimpiade (kanan warna pink) di tempat umum di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Ke mana perginya wajah turnamen?

Maskot Olimpiade Tokyo, yang diputuskan melalui pemungutan suara siswa sekolah dasar secara nasional pada Februari 2018.

Itu dinamai "Miraitowa" dengan mengalikan "masa depan" dan "keabadian" dengan pola kotak-kotak. "Saraf motoriknya luar biasa, dan kamu bisa berteleportasi ke mana saja."

"Miraitowa adalah karakter dari dunia digital, jadi dia tidak pernah kembali ke galaksi," ungkap sumber Tribunnews.com.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas