Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

PON Papua 2021

Pengurus Pusat Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia Siap Terapkan Zero Doping di PON XX Papua 2020

Ketua Umum PP PBFI, Irwan Alwi akan menjadikan pesta olahraga nasional empat tahunan yang digelar di Bumi Cenderawasih ini sebagai tonggak sejarah

Pengurus Pusat Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia Siap Terapkan Zero Doping di PON XX Papua 2020
Dok. Humas PP PBFI
Irwan Alwi didampingi Sekjen PP PBFI, Alamsyah dan Ketua Bidang Prestasi PP PBFI Yopie Irawan saat bertemu dengan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman yang didampingi Sekjen KONI Pusat, Ade Lukman di Gedung KONI Pusat Jakarta, Jumat (20/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang digelar 2-15 Oktober 2021 menjadi even perdana Pengurus Pusat Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia (PP PBFI).

Makanya, Ketua Umum PP PBFI, Irwan Alwi akan menjadikan pesta olahraga nasional empat tahunan yang digelar di Bumi Cenderawasih ini sebagai tonggak sejarah penegakan pertandingan binaraga tanpa doping alias zero doping.

"PP PBFI akan tetap menjalankan komitmen zero doping di PON XX Papua 2020. Itu kan sudah janji kita saat dilantik pak Marciano Norman selaku Ketua Umum KONI Pusat. Tekad penegakan PON XX Papua dengan zero doping itu juga sudah sesuai dengan technical handbook yang sudah dikeluarkan PP PBFI," ungkap Irwan Alwi usai koordinasi dengan Ketua Panitia Dewan Pengawas dan Pengarah (Panwasrah), Suwarno.

Keinginan penerapan zero doping di PON XX Papua, kata Irwan Alwi, sudah mendapat dukungan dari Pengprov PBFI.

Bahkan, katanya, Pengprov PBFI yang atletnya tampil pada PON yang digelar di tengah pandemi Covid-19 itu bersedia memberikan dukungan dana untuk pemeriksaan doping.

"Pengprov PBFI sudah bersedia patungan dana untuk biaya pemeriksaan doping karena mereka memahami bahwa doping itu merupakan pelanggaran berat dalam dunia olahraga. Dan, kita juga tidak ingin kasus doping yang terjadi pada PON Jawa Barat 2016 terulang kembali," tutur Irwan Alwi.

Keinginan untuk membersihkan penggunaan doping dalam PON XX Papua juga dilontarkan Ketua Panwasrah, Suwarno.

"Ya, seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XX Papua nanti memang harus bersih dari doping," ujarnya.

Bukan hanya Ketua Panwasrah yang memberikan dukungan, kata Irwan Alwi, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman juga mengapresiasi tekad PP PBFI untuk menjadikan PON XX {Papua zero doping.

"Pak Marciano juga memberikan apresiasi atas tekad PP PBFI untuk menjadikan PON Papua zero doping. Dan, pak Marciano juga meminta Pengprov PBFI dan KONI Provinsi memberikan dukungan," kata Irwan.

Irwan Alwi didampingi Sekjen PP PBFI, Alamsyah dan Ketua Bidang Prestasi PP PBFI Yopie Irawan saat bertemu dengan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman yang didampingi Sekjen KONI Pusat, Ade Lukman di Gedung KONI Pusat Jakarta, Jumat (20/8/2021).

Sebanyak 45 atlet binaraga dari 17 Pengprov PBFI akan tampil pada PON XX Papua. Mereka akan memperebutkan 7 medali emas dari kelas 60kg, 65kg, 70kg,75kg, 80kg, 85kg, dan +85kg.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas