Tribun Sport

Borobudur Marathon 2021, Semangat Kebangkitan di Tengah Pandemi Covid-19

Event olahraga lari jarak jauh Borobudur Marathon 2021 Powered by Bank Jateng segera dimulai. 

Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Borobudur Marathon 2021, Semangat Kebangkitan di Tengah Pandemi Covid-19
tangkapan layar zoom
Tangkapan layar konferensi pers 'Borobudur Marathon Menyapa' yang digelar secara daring, Selasa (31/8/2021)/Lusius Genik. 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Event olahraga lari jarak jauh Borobudur Marathon 2021 Powered by Bank Jateng segera dimulai. 

Borobudur Marathon Virtual Challenge (BMVC) Seri 1, yang merupakan rangkaian menuju main event Borobudur Marathon 2021, resmi dimulai, Selasa, 31 Agustus. 

BMVC Seri 1 ini akan berlangsung sampai tanggal 14 September 2021. 

Ada tujuh (7) komunitas runners yang meramaikan BMVC seri 1 ini. 

Mereka adalah komunitas runners asal Tangerang, GBK Night Run asal Jakarta, Putra Magelang Athletic, Ngawi Runners, Banyumas Runners, Indo Runners Bali dan juga Indo Runners Toraja. 

Informasi ini diperoleh awak Tribunnews.com saat mengikuti konferensi pers 'Borobudur Marathon Menyapa' yang digelar secara daring, Selasa (31/8/2021) sore. 

Dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo, Direktur Utama Bank Jateng Supriyanto, Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chi An, dan Sekjen PB PASI Tigor Tanjung. 

Borobudur Marathon 2021 hadir bersama segenap entitas tersebut untuk membangkitkan lagi semangat pelari dan energi sport tourism di Indonesia di tengah kondisi pandemi. 

Berkaca pada penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 dan Euro 2021, membawa harapan dan inspirasi untuk Borobudur Marathon 2021, tentunya dengan berbagai persiapan yang disesuaikan dengan kondisi yang ada. 

"Saya ingin kita bersama-sama bisa menjaga marwah dari Borobudur Marathon. Sehingga tidak hanya menjadi event yang ditunggu-tunggu di Jawa Tengah, di Indonesia, tetapi juga di dunia. Karena lagi-lagi, Borobudur Marathon tidak hanya tentang lari, tetapi juga menjaga sport tourism," ujar Ganjar dalam sambutannya.

Ganjar berpesan kepada para peserta BMVC Seri 1, untuk tetap semangat berlatih dan bisa memperoleh hasil terbaik. 

"Meskipun belum bisa lari secara fisik di Borobudur, tapi sekarang lewat virtual challenge ini bisa setengah mengobati hati. Percayalah para runners anda adalah bagian dari Borobudur Marathon. Pokoknya keep on running," ucap Ganjar.

Penerapan protokol kesehatan tentunya tidak lepas dari perhatian pada penyelenggaraan Borobudur Marathon  tahun 2021. 

Protokol kesehatan yang diterapkan di event lari jarak jauh ini meliputi penerapan protokol, alur pelaksanaan, lokasi, hingga kewajiban swab test untuk seluruh atlet dan penyelenggara. 

"Kita semua, harus bangga karena di tengah marathon dunia yang tidak bisa dilaksanakan selama pandemi, Borobudur Marathon tahun lalu bisa terlaksana, bahkan sebelum Tokyo 2020. Pengalaman di Tokyo coba kita tilik dan mengupayakan inovasi untuk diterapkan di Borobudur Marathon 2020," ujar Budiman Tanuredjo.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas