Tribun Sport

Piala Sudirman

Di Balik Kegagalan Indonesia Lolos Semifinal, Greysia/Apriyani Singgung Efek Emas Olimpiade Tokyo

Sisi positif dari kegagalan Indonesia melangkah ke semifinal Piala Sudirman terdapat performa impresif yang ditorehkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri
Di Balik Kegagalan Indonesia Lolos Semifinal, Greysia/Apriyani Singgung Efek Emas Olimpiade Tokyo
AFP/PEDRO PARDO
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kiri) melakukan pukulan di sebelah Greysia Polii Indonesia dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (2 Agustus 2021). (Pedro PARDO/AFP) *** Local Caption *** 

TRIBUNNEWS.COM - Kontingen bulutangkis Indonesia dipastikan sudah terhenti langkahnya dalam mengarungi kompetisi beregu bertajuk Piala Sudirman 2021.

Langkah tim Merah Putih terhenti setelah dikalahkan Malaysia dengan skor 2-3 di babak perempat final, Jumat (1/10/2021) tadi malam.

Indonesia pun dipastikan gagal mencapai babak semifinal untuk ketiga kalinya dalam sejarah gelaran Piala Sudirman, selain tahun 2013 dan 2017.

Salah satu sisi positif dari kegagalan Indonesia melangkah ke babak semifinal terdapat performa impresif yang ditorehkan sektor ganda putri.

Baca juga: Hasil Piala Sudirman 2021: Malam Mengecewakan Indonesia, Merah Putih Terhenti di Tangan Malaysia

Baca juga: Piala Sudirman 2021: Tuah Pelatih Asal Indonesia di Tim Malaysia, Hendrawan Hingga Flandy Limpele

Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Greysia Polii/Apriyani Rahayu (badmintonindonesia.org)

Ganda putri menjadi satu-satunya sektor yang selalu memberikan poin kemenangan bagi Indonesia di Piala Sudirman 2021.

Pasangan Siti Fadia Ramadhanti menjadi wakil pertama sektor ganda putri yang memberikan kemenangan Indonesia.

Keduanya memberikan kemenangan saat Indonesia mengalahkan Rusia pada laga pembuka Piala Sudirman.

Pasangan ganda putri Indonesia yang berstatus sebagai peraih medali emas Olimpiade Tokyo yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu baru diturunkan pada laga kedua.

Duet Greysia/Apriyani langsung membuktikan kualitasnya dengan meraih kemenangan dalam setiap laga setiap diturunkan Indonesia.

Kanada dan Denmark menjadi dua tim yang bersaksi bahwa permainan Greysia/Apriyani terlihat sangat solid.

Greysia Polii dari Indonesia dan Apriyani Rahayu dari Indonesia (kiri) merayakan setelah memenangkan pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021.
Greysia Polii dari Indonesia dan Apriyani Rahayu dari Indonesia (kiri) merayakan setelah memenangkan pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. (Pedro PARDO / AFP)
Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas