Tribun Sport

Nirmala Dewi: Masuknya Selebritis Ke Dunia Basket Menggerakkan Dunia Industri Bolabasket Tanah Air

Pengurus Pusat Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (PP-Perbasi) menyambut baik masuknya para selebriti di dunia bolabasket nasional sepanjang 2021.

Penulis: Toni Bramantoro
zoom-in Nirmala Dewi: Masuknya Selebritis Ke Dunia Basket Menggerakkan Dunia Industri Bolabasket Tanah Air
Dok. Humas PP Perbasi
Nirmala Dewi Sekjen PP Perbasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menyambut baik masuknya para selebriti di dunia bolabasket nasional sepanjang 2021.

Setelah Raffi Ahmad yang meramaikan bersama Rans PIK Tangerang, kini muncul selebriti papan atas macam Baim Wong dan Gading Marten.

Baim masuk ke bolabasket melalui Satria Muda sementara Gading memperkuat manajemen West Bandit Solo.

Artis Baim Wong (kanan)
Artis Baim Wong (kanan) (Warta Kota/Yulianto)

Jauh sebelum mereka, sudah gabung lebih dulu model dan juga mantan pebasket Wijaya Saputra bersama Dewa United Surabaya. Kemudian komedian atau you tuber Jovial da Lopez dengan Bumi Borneo Pontianak.

Selanjutnya mantan pebasket yang juga pembawa acara dan aktor Denny Sumargo bersama Louvre Indonesia.

"Ini sinyal bagus bagi dunia bola basket Indonesia. Masuknya para selebritas nasional yang juga figur publik ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap industri bolabasket semakin baik. Diharapkan momentum ini juga menjadi daya tarik bagi para pengusaha untuk bersama-sama membangun industri bola basket ke depan, baik dari sisi komersial maupun sisi yang berguna bagi pembinaan atlet agar dapat membantu penyediaan berbagai fasilitas yang baik untuk pelatihan dan pencarian bibit bitit baru," ungkap Waketum Bidang Marketing dan Bisnis, Francis Wanandi.

Raffi Ahmad
Raffi Ahmad (Warta Kota/Arie Puji)

Diakui Francis Wanandi, kehadiran para figur publik ini dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi dunia bolabasket Indonesia karena semua kegiatannya disorot masyarakat yang juga fans dan followernya.

Secara tidak langsung, kampanye membumikan bola basket di Indonesia bisa berjalan mulus. Apalagi, pada tahun depan Indonesia menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2021 dan setahun kemudian FIBA World Cup 2023.

"Jadi sah-sah saja dan menarik. Namun jangan sampai hanya dari sisi entertainment dan content followers saja yang menjadi kunci utama, tapi juga perihal kemajuan prestasi basket harus bisa meningkat," tutur Francis Wanandi.

Gading Marten
Gading Marten (tangkapan layar zoom)

Apalagi pengelolaan sebuah klub dan pemain dijelasakan Francis Wanandi bukan hal yang mudah. Commitment penuh serta investasi jangka panjang diperlukan semua pihak, guna memiliki visi sama memajukan bolabasket di Indonesia. Bukan sekadar bertanding dan kalah menang saja.

"Semoga mereka juga dapat menjaga perilaku serta kehidupan kesehariannya agar tetap mencerminkan sportifitas olahraga basket nasional," katanya.

Sementara itu Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi mengatakan, masuknya para artis ke dunia basket dipercaya semakin bisa menggerakkan dunia industri bolabasket.

"Ini sebuah momentum baik untuk Indonesia Basketball/Perbasi memanfaatkan peluang bukan hanya dengan prestasi. Tetapi juga dengan terbangunnya sarana dan prasarana olahraga bolabasket oleh pemerintah," jelas Nirmala Dewi.

Francis Wanandi
Francis Wanandi (tribunnews.com/abdul majid)

Dijelaskan Nirmala Dewi, pihaknya memanfaatkannya sebagai bagian dari ajang kebangkitan Bolabasket tanah air.

"Dengan program Indonesia bergerak pada 2022 mendatang, kiranya dapat semakin menggelorakan gerakan Bolabasket sampai ke pelosok daerah. Apalagi sudah banyak influencer-influencer yang bergabung di dunia Bolabasket," urai Nirmala Dewi.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas