Miliki Jiwa Sosial Tinggi, Hero Tito Gemar Berbagi Sembako seusai Menang Tanding
Keluarga mendiang Hero Tito menceritakan bagaimana sang mendiang miliki jiwa sosial tinggi lewat membagikan sembako kepada tetangga usai menang tinju.
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
"Mas Heru ingin ngelatih tinju di sini usai pensiun. Ya itu memang kemauan almarhum," terangnya menambahkan.
Sederet prestasi telah diraih oleh petinju dengan julukan The Lion Tito.
Pada 2016 Hero menjadi juara divisi kelas ringan WPBF International (World Profesional Boxing Federation) dalam Kejuaraan Dunia Sabuk Emas Xanana di Timor Leste.
Adapun pertandingan Hero melawan James Mokoginta sejatinya merupakan duel ulang.
Sementara di tingkat nasional Hero sudah empat kali tercatat sebagai juara nasional di kelas bulu maupun kelas ringan.
Pada tahun 2012 dan 2013, Hero berhasil menjadi juara nasional dua kali berturut-turut di kelas bulu (57,1 kg).
Pada 2016 dan 2017, petinju berusia 35 tahun itu kembali menjadi juara nasional, namun di kelas yang berbeda yaitu kelas ringan junior (58,9 kg).
(Tribunnews.com/Giri)(Surya Malang/Mohammad Erwin)