Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Masa Keemasan Baru Badminton Korea Selatan, Sinarnya Kian Terang di Panggung Dunia

Korea Selatan mencetak sejarah dengan merebut 3 gelar dari 5 nomor yang dipertandingkan di final BWF World Tour Finals 2025. Bagaimana Indonesia?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Masa Keemasan Baru Badminton Korea Selatan, Sinarnya Kian Terang di Panggung Dunia
Instagram @olympic
AN SE-YOUNG - Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, An Se-young (Korea) bersama legenda badminton Korea, Bang Soo-hyun (Korea) yang meraih emas di Atlanta 1996. - Badminton Korea Selatan memasuki masa keemasan baru. Puncaknya terlihat di BWF World Tour Finals 2025, saat Korea Selatan mencetak sejarah dengan merebut tiga gelar dari lima nomor yang dipertandingkan. 

Masa Keemasan Badminton Korea Selatan, Sinarnya Kian Terang

Ringkasan Berita:
  • An Se-young dan pasangan Kim Won-ho/Seo Seung-jae menjadi simbol era emas baru badminton Korea.
  • Mereka sama-sama meraih 11 gelar di sepanjang tahun 2025, dengan terbaru juara BWF World Tour Finals.
  • Korea Selatan membukukan 31 gelar World Tour sepanjang 2025 dari para atletnya, hanya kalah dari China yang mengumpulkan 38 gelar.

TRIBUNNEWS.COM - Badminton Korea Selatan benar-benar memasuki masa keemasan baru. Prestasi demi prestasi yang diraih sepanjang 2025 menjadi penegasnya.

Puncaknya terlihat di ajang BWF World Tour Finals 2025 yang selesai digelar Minggu (21/12/2025) kemarin di Hangzhou, China, di mana Korea Selatan menjadi juara umum dengan membawa pulang tiga gelar dari tiga sektor. 

An Se-young menjuarai tunggal putri, Kim Won-ho/Seo Seung-jae merajai ganda putra, sementara Lee So-hee–Baek Ha-na mempertahankan gelar di ganda putri. 

Ini menjadi kali pertama Korea Selatan menyapu tiga gelar sekaligus di ajang World Tour Finals sejak turnamen tersebut bergulir pada 2018.

Padahal di laga final kemarin, peluang juara umum sebenarnya ada di tangan China karena mereka memiliki lima wakil di empat sektor.

Namun, hanya satu gelar yang diperoleh, yakni di ganda campuran di mana laga All China tersaji. Tiga sektor lainnya ternyata hanya mentok di runner up.

Rekomendasi Untuk Anda

Media Korea Selatan 'Munhwa' menyebut prestasi ini sebagai zaman keemasan baru badminton Korea Selatan, bahkan sinarnya lebih terang dari era 90an.

"Itu bersinar lebih terang dari legenda '90. Zaman keemasan baru bulu tangkis Korea," tulis Munhwa dalam salah satu artikel mereka.

Baca juga: Rekor Gila An Se-young Juara BWF World Tour Finals 2025: Bocah Ajaib Raup Sejuta Dolar Semusim

Dalam laga final, sorotan utama tertuju pada An Se-young. Berkat kemenangan atas Wang Zhi Yi, bintang tunggal putri itu mengoleksi gelar ke-11 sepanjang 2025.

Pebulutangkis berusia 23 tahun itu menyamai rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim yang sebelumnya dipegang Kento Momota.

Sejak merebut emas Kejuaraan Dunia 2023, yang merupakan gelar tunggal dunia pertama bagi Korea, An Se-young terus menjaga konsistensi. 

Emas Asian Games Hangzhou dan Olimpiade Paris 2024 menjadi pelengkap status An Se-young sebagai ratu bulutangkis saat ini.

Prestasi An Se-young kini juga menegaskan posisinya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah badminton Korea, melampaui legenda Bang Soo-hyun.

Perlu diketahui, Bang Soo-hyun merupakan ikon bulutangkis Korea Selatan di era-90an. Bermain di sektor tunggal putri, Bang menjadi rival utama Susy Susanti pada masanya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas