Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Gantian Pecco Bagnaia Selamatkan Muka Ducati, Marc Marquez Kena Batunya

Ducati mengalami balapan yang tak terlalu menyenangkan saat berada di GP Amerika yang digelar di Circuit of the Americas.

zoom-in Gantian Pecco Bagnaia Selamatkan Muka Ducati, Marc Marquez Kena Batunya
Twitter @ducaticorse
DUCATI - Potret motor Ducati, Desmosedici GP25 untuk Pecco Bagnaia dan Marc Marquez di MotoGP 2025. - Ducati mengalami balapan yang tak terlalu menyenangkan saat berada di GP Amerika yang digelar di Circuit of the Americas. 

Ringkasan Berita:
  • Hasil yang diperoleh Ducati di GP Amerika lalu tak cukup baik bagi pabrikan asal Italia itu.
  • Marc Marquez dan Pecco Bagnaia selaku pembalap utama tak bisa konsisten berada di tiga besar di dua balapan yang digelar di COTA tersebut.
  • Kondisi itu membuat CEO Ducati meminta pembenahan dalam timnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil yang diperoleh pada balapan GP Amerika lalu bisa dibilang tak terlalu maksimal.

Marc Marquez yang digemborkan bakal menemui titik baliknya di COTA (Circuit of the Americas) ternyata tak bisa memberikan jawaban instan.

Sang Baby Alien mengakhiri balapan Sprint dengan keadaan terpukul.

Kecelakaan yang menimpanya bersama Fabio Di Giannantonio membuat dirinya tak bisa mendapatkan poin satupun.

Untungnya ia bisa memulihkan kondisi saat balapan utama dimulai sehari setelahnya.

Baca juga: Update Transfer MotoGP 2027: Bosh Tech3 Hilang Kesabaran, Sinyal Pisah dengan KTM

Marquez mengakhiri balapan di posisi kelima yang membuatnya berhak mengantongi 11 poin.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, kisah Francesco Bagnaia di COTA juga tak begitu baik.

Sempat memberikan harapan besar di Sprint Race lantaran finish di peringkat kedua, Bagnaia tak bisa mempertahankannya di balapan utama.

Posisi finishnya melorot ke 10 besar, tepatnya ia hanya berada di posisi 10.

Hasil yang biasa-biasa saja ini menandakan Ducati masih mencari bentuk terbaiknya musim ini.

SELEBRASI BAGNAIA - Selebrasi pembalap Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia, dengan timnya setelah menang sprint race MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang, pada 25 Oktober 2025. (Foto: Laman Resmi MotoGP)
SELEBRASI BAGNAIA - Selebrasi pembalap Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia, dengan timnya setelah menang sprint race MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang, pada 25 Oktober 2025. (Foto: Laman Resmi MotoGP) (MotoGP)

Ambisi menjadi pabrikan terbaik ternyata malah diasapi oleh Aprilia yang tampil luar biasa.

Selama tiga balapan awal, Aprilia tak pernah absen menempatkan pembalapnya di podium.

Sesi Sprint Race dan balapan utama selalu dikuasai setidaknya satu pembalap utama Aprilia, yaitu Marco Bezzecchi atau Jorge Martin.

Penampilan Aprilia membuat Ducati harus cepat mawas diri.

Perkataan sang CEO, Gigi Dall'Igna mengisyaratkan hal tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas