Thomas Cup 2026 - 10 Kali Dihajar Liang/Wang, Nasib Aaron/Soh Berujung Pahit untuk Malaysia
Aaron Chia/Soh Wooi Yik kembali menelan kekalahan dari Liang Weikeng/Wang Chang untuk ke-10 kalinya, kali ini di perempat final Piala Thomas 2026.
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Aaron Chia/Soh Wooi Yik kembali menelan kekalahan dari Liang Weikeng/Wang Chang untuk ke-10 kalinya, kali ini di perempat final Piala Thomas 2026.
- Kekalahan tersebut menjadi titik krusial yang membuat Malaysia tak mampu bangkit dan akhirnya tumbang 0-3 dari China.
- Hasil ini memperpanjang penantian Malaysia selama 34 tahun untuk kembali merebut gelar Thomas Cup.
TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik harus merasakan kekalahan pahit dari wakil China, Liang Weikeng/Wang Chang.
Aaron Chia/Soh Wooi Yik gagal menyumbang poin untuk Malaysia di Thomas Cup 2026 setelah kalah dari Liang Weikeng/Wang Chang.
Bertanding di Forum Horsens, Denmark, Jumat (1/5/2026), Aaron/Wooi Yik sebenarnya memikul misi krusial.
Mereka diharapkan mampu menyamakan kedudukan setelah Malaysia lebih dulu tertinggal akibat kekalahan tunggal pertama, Leong Jun Hao, dari Shi Yuqi.
Namun, harapan itu sirna. Meski sempat memberikan perlawanan sengit di gim pertama, anak didik Herry IP ini tetap kalah.
Baca juga: Hasil 8 Besar Thomas Cup 2026: Lee Zii Jia Belum Main, Malaysia Sudah Disingkirkan China
Pasangan peringkat dua dunia itu gagal mengamankan momentum dan akhirnya menyerah dua set langsung dengan skor 22-24, 14-21 dalam 35 menit saja.
Wooi Yik mengatakan inkonsistensi di poin-poin krusial menjadi pembeda utama.
"Shuttlecock tidak mudah dikendalikan dan itu membuatnya sulit untuk memainkan permainan menyerang. Kami membuat banyak kesalahan sepanjang pertandingan," kata Wooi Yik, dikutip dari The Star.
"Wei Keng-Wang Chang mempersiapkan diri dengan baik dan mengendalikan pertandingan, terutama di game kedua," katanya.
Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Liang/Wang atas Aaron/Wooi Yik.
Dari total 13 pertemuan, wakil Malaysia itu baru mampu meraih tiga kemenangan.
Catatan itu menunjukkan betapa sulitnya menembus kekuatan pasangan China tersebut.
Keduanya pertama kali bertemu 2022 lalu, dan setiap tahun setidaknya bertemu dua kali sejak saat itu.
Terakhir kali Chia/Soh menang tahun lalu di Kejuaraan Asia, namun setelah itu dua kali kalah termasuk di Thomas Cup ini.
"Tidak ada tekanan menuju pertandingan kami. Kami melakukan yang terbaik tetapi pasangan Tiongkok, seperti biasa, konsisten di lapangan," kata Aaron Chia.
Baca tanpa iklan