Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Rekor Lagi dari An Se-young, Si Bocah Ajaib Total Kumpulkan Uang Hadiah Rp54 Miliar

An Se-young menjadi pebulu tangkis pertama dalam sejarah yang berhasil mengumpulkan uang hadiah senilai $3 juta atau sekira Rp54 miliar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rekor Lagi dari An Se-young, Si Bocah Ajaib Total Kumpulkan Uang Hadiah Rp54 Miliar
Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah
JUARA TURNAMEN - Ratu bulu tangkis dunia asal Korea Selatan, An Se-young, memamerkan medali emas usai menjuarai sektor tunggal putri Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Usai meraih gelar juara di turnamen level Super 1000 ini, An Se-young secara terang-terangan mengungkapkan ambisinya untuk menjadi atlet yang tidak pernah merasakan kekalahan di setiap pertandingan yang ia jalani. Ia menjadi pebulu tangkis pertama yang berhasil meraih total uang hadiah senilai 3 juta Dollar Amerika Serikat atau Rp54 miliar di sepanjang kariernya. TRIBUNNEWS/Alfarizy 

Pada fase ini, ia nyaris tumbang ketika berhadapan dengan pebulu tangkis China, Chen Yufei.

Laga antara An Se-young dan Chen Yufei berlangsung ketat dan saling kejar-mengejar angka hingga tiga gim lamanya.

Pada dua gim awal, kedua pemain saling berbagi kemenangan.

An Se-young memetik kemenangan di gim pertama dengan skor 21-17.

Sedangkan gim kedua berpindah untuk kemenangan Chen Yufei dengan skor tipis 19-21.

Drama yang sesungguhnya terjadi di gim ketiga yang sekaligus menjadi penentu.

Pada awalnya, gim ini berlangsung sebagaimana layaknya pertandingan biasa.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua pemain saling membalas serangan dan berusaha memperoleh angka demi angka.

An Se-young bahkan sempat unggul terlebih dahulu dengan skor 4-2 atas Chen Yufei.

Namun angka 4 menjadi skor yang harus digenggam An Se-young di sisa beberapa poin selanjutnya.

Pasalnya Chen Yufei berhasil bangkit, mengejar, menyamakan, dan unggul dari An Se-young.

Tak cuma unggul, ia juga meninggalkan pebulu tangkis Korea Selatan itu dengan skor 6-11 di interval.

Situasi semakin mengenaskan bagi ASY ketika Chen mendekati kemenangan dengan kedudukan 7-17.

Benar, skor 7-17 bagi keunggulan Chen Yufei atas An Se-young di gim ketiga di ajang Super 1000 yang dianggap salah satu yang paling dinanti di dunia.

Namun di situlah letak pertemuan antara keajaiban, tekad, mentalitas, dan kemampuan An Se-young sebagai pemain nomor 1 dunia.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas