Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kisah di Balik Judi Transfer MotoGP: Ketakutan Terbesar Bos Gresini saat Rekrut Marquez

Di balik rekrutmen Gresini dengan Marc Marquez menyimpan kisah pelik dari sang bos soal teror kecemasan, ketakutan, dan kekhawatirannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Kisah di Balik Judi Transfer MotoGP: Ketakutan Terbesar Bos Gresini saat Rekrut Marquez
MotoGP
MARC DAN ALEX - Marc Marquez dan Alex Marquez bercengkrama ketika berada di podium MotoGP Inggris 2025 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone pada 24 Mei 2025. Terungkap kisah perjudian transfer Marquez ke Gresini. (Foto Arsip Mei 2025). (Foto: Laman MotoGP) 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Nadia Padovani mengaku sempat dirundung ketakutan akan tuduhan publik karena telah menjauhkan Marc Marquez dari Honda
  • Proses transfer berjalan sangat menegangkan tanpa rencana cadangan
  • Mantan bosnya memuji Marquez sebagai pembalap langka yang mampu melampaui batas kemampuan normal

TRIBUNNEWS.COM - Langkah berani juara dunia sembilan kali, Marc Marquez untuk meninggalkan zona nyamannya di Honda pada 2023 lalu menyimpan kenangan pelik bagi bos Gresini, Nadia Padovani.

Nadia Padovani, sosok wanita tangguh yang menakhodai Gresini Racing, baru-baru ini membuka tabir misteri tersebut.

Dirinya mengenang kembali momen-momen yang penuh ketidakpastian, di mana masa depan karier Marquez sangat bergantung pada proses negosiasi pemutusan kontrak yang sangat bersama raksasa Jepang, Honda.

Sepanjang bergulirnya kompetisi musim 2023, masa depan balap The Baby Alien benar-benar terombang-ambing di tengah ketidakpastian.

Hubungan harmonis yang ia rajut selama bertahun-tahun bersama pabrikan sayap tunggal, Honda, tampak berada di ambang kehancuran total.

Benturan regulasi dan legalitas menjadi batu sandungan yang luar biasa besar, kontrak sah sang pembalap sejatinya masih mengikat hingga akhir musim 2024.

lihat fotoMARC MARQUEZ - Aksi pembalap besutan Gresini Ducati, Marc Marquez asal Spanyol dalam gelaran MotoGP Australia 2024, berlangsung di Sirkuit Philip Island pada hari Jumat (18/10/2024). (Foto: MotoGP)
MARC MARQUEZ - Aksi pembalap besutan Gresini Ducati, Marc Marquez asal Spanyol dalam gelaran MotoGP Australia 2024, berlangsung di Sirkuit Philip Island pada hari Jumat (18/10/2024). (Foto: MotoGP)

Keraguan Bos Gresini

Rekomendasi Untuk Anda

Manajemen Gresini dipaksa gigit jari dan menunggu dalam kecemasan hingga tenggat waktu di bulan Oktober demi mendapatkan keputusan final.

"Situasi saat itu benar-benar menyerupai permainan poker berkadar taruhan tinggi," kenang Padovani sebagaimana mengutip Motosan yang melansir Speedweek.

Ketegangan di internal tim pun memuncak hingga ke titik tertinggi.

Padovani mengakui bahwa situasi tersebut memicu kepanikan massal di dalam garasinya karena bursa transfer pembalap untuk musim berikutnya secara de facto telah terkunci rapat.

Baca juga: MotoGP 2026 - Ducati Menolak Tekan Marc Marquez yang Masih Kelelahan

"Memasuki bulan Oktober, nyaris tidak ada lagi pembalap berkualitas yang tersedia di pasar transfer. Kami benar-benar menghadapi risiko besar akan ditinggalkan tanpa satu pun pembalap andalan," ungkap wanita asal Italia tersebut.

Atmosfer ketidakpastian yang begitu pekat membuat jajaran kru dan petinggi Gresini mulai dirundung kekhawatiran akut bahwa mega-transfer ini akan layu sebelum berkembang.

Padovani membeberkan bagaimana internal organisasinya terus-menerus mencecar dirinya dengan pertanyaan krusial mengenai opsi penyelamatan tim.

"Semua orang di tim terus mendesak dan bertanya kepada saya, apa rencana cadangan (Plan B) yang kami miliki?"

Kendati demikian, di tengah badai kepanikan tersebut, ketegasan sang bos perempuan ini tidak goyah sedikit pun. Jawaban yang keluar dari mulutnya selalu konsisten dan mutlak.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas