Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PSSI Diminta Tak Ikut Campur Urus Persoalan Gaji Pemain Liga 1 dan Liga 2

Federasi Sepak bola Indonesia (PSSI) sudah memberikan lampu hijau untuk menyelenggarakan kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 dalam waktu dekat.

PSSI Diminta Tak Ikut Campur Urus Persoalan Gaji Pemain Liga 1 dan Liga 2
dok pribadi
Akmal Marhali 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS .COM, JAKARTA - Federasi Sepak bola Indonesia (PSSI) sudah memberikan lampu hijau untuk menyelenggarakan kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 dalam waktu dekat.

Kepastian bergulir laginya kompetisi diumumkan secara langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, pada Minggu (28/6/2020) lalu.

PSSI turut mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terbaru bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020.

Salah satu poin dalam isi surat tersebut adalah pembahasan tentang perubahan nilai kontrak Liga 1 dengan kisaran 50 persen.

Sementara, tim Liga 2 sebesar 60 persen atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional (UMR) di daerah klub masing-masing.

Adanya aturan pembatasan gaji oleh PSSI turut mendapatkan tentangan dari pengamat sepak bola Indonesia, Akmal Marhali.

Pria yang juga menjabat sebagai koordinator Save Our Soccer (SOS) itu menilai, persoalan gaji merupakan tanggung jawab pribadi antara pemain dengan klub dan pelatih dengan klub.

Federasi tidak boleh ikut campur dan mengatur dalam pembatasan gaji kepada seluruh elemen di dunia sepak bola.

Sebab, kesepakatan awalnya itu dilakukan secara personal dan tidak melibatkan federasi.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas